Scroll untuk baca artikel
scroll mobile
banner ping kiri 120x600
banner kuping kanan120x600
banner1

Prajogo Pangestu Makin Tajir, Chandra Asri Raup Pendapatan 1,785 Miliar Dolar AS pada 2024

Ilustrasi karyawan PT Chandra Asri Pacific Tbk.
Ilustrasi karyawan PT Chandra Asri Pacific Tbk.
bawah headline

Suryandi mengatakan, soda kaustik akan mendukung industri utama seperti pemurnian alumina, pemurnian nikel, dan produksi baterai kendaraan listrik, sementara EDC akan menjadi komponen penting dalam produksi PVC untuk sektor konstruksi.

"Inisiatif ini akan memperkuat hilirisasi industri, mendorong pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan kerja, serta selaras dengan visi pemerintah untuk pembangunan nasional," tuturnya.

Selain itu, melalui anak usaha yaitu, PT Chandra Daya Investasi (CDI), Chandra Asri Group telah memperoleh pinjaman berjangka 7 tahun senilai Rp2 triliun dari PT Bank Danamon Indonesia Tbk, guna mendanai proyek infrastruktur strategis dan berkelanjutan.

Advertisement
scrol dalam berita
Scroll kebawah untuk lihat konten
"Pendanaan ini akan mendukung operasional CDI, ekspansi bisnis, serta modal kerja, sehingga memungkinkan perusahaan untuk mempercepat investasi dalam energi terbarukan, pengelolaan air berkelanjutan, efisiensi energi, serta inisiatif aset hijau lainnya," katanya.

Chandra Asri Group juga berinvestasi dalam unit pengumpulan minyak jelantah (UCO) di Indonesia milik Biofront, TUKR. TUKR mengelola seluruh siklus hidup jelantah, mulai dari pengumpulan dan penyimpanan hingga penirimannya untuk diolah menjadi bahan bakar hijau.

Editor : Redaktur Buliran
dibawah pilihan editor
vertikal dalam kontent
Bagikan

Berita Terkait
Terkini