PURWODADI memang terkenal akan kulinernya yang khas yaitu swike. Namun ketika singgah di kota Purwodadi, tidak ada salahnya untuk meluncur ke daerah Godong.Sebagai penikmat kuliner nusantara, anda wajib menjajal kuliner yang tak kalah lezat di daerah ini yaitu sego janganan atau dikenal juga dengan istilah sego pager (nasi pagar). Namanya saja sudah bikin penasaran.
Konon menurut cerita warga sekitar, Sego Pager ini sudah ada sejak 70 tahun silam. Disebut Sego Pager atau Nasi Pagar karena bahan pelengkap sayurannya merupakan sayuran yang biasa ditanam di pekarangan rumah, yang tempo dulu sering juga berfungsi sebagai pagar.
Sekilas, memang mirip dengan nasi pecel pada umumnya. Namun sebenarnya sego pager adalah gabungan antara nasi pecel dan gudangan.Sayur yang dipergunakan sebagai pemupuk nasi biasanya adalah daun pepaya, daun ketela, kacang panjang, kecambah (taoge), kenikir, daun lamtoro yang masih muda dan lamtoronya itu sendiri.

Selain rasa yang khas, sego pager ini juga disajikan dengan cara yang khas yaitu menggunakan daun pisang yang dipincuk sebagai alasnya. Nasi pager ini juga semakin nikmat disantap dengan aneka gorengan yang sudah disediakan penjual sebagai lauk pauk, seperti bakwan, tempe mendoan, tahu bacem/goreng dan tahu isi.Bisa dibilang, hampir di seluruh wilayah Godong, banyak penjual yang berbondong-bondong menjual makanan ini di sepanjang jalan Godong-Karangrayung. Tetapi anda hanya bisa menemukannya di waktu pagi hari sekitar pukul 05.30 WIB sampai 09.30 WIB saja.
Harga dari Nasi Pager ini pun sangat terjangkau, hanya dengan Rp 5.000 saja anda dapat menikmati sarapan pagi dengan kuliner bercita rasa unik dan khas.
Bagaimana? Tertarik mencoba? Anda belum merasa ke Godong kalau sarapannya belum Sego Pager Godong.***
Editor : Buliran News