Kepuasan Terkait Penegakan Hukum di Indonesia Paling Rendah

Avatar Of Teddy Chaniago
1. Hanta | Buliran.com

BuliranNews, JAKARTA – Penegakan hukum saat ini menjadi persoalan yang sangat urgent untuk dibahas di negeri ini. Bagaimana tidak, dari survei yang dilakukan Poltracking Indonesia, tingkat kepuasan publik di bidang penegakan hukum meruapakan yang paling rendah dibandingkan bidang lainnya.

“Menurut penilaian publik, sebanyak 52,8 persen publik merasa puas, yang terbagi sangat puas (4,4 persen) dan cukup puas (48,4 persen) dengan kinerja Joko Widodo-Ma’ruf Amin di bidang penegakan hukum,” ujar Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia, Hanta Yuda AR dalam rilis daringnya, Senin (25/10).

Adapun publik yang merasa tidak puas dengan bidang penegakan hukum sebanyak 32,3 persen. Terbagi antara yang merasa tidak puas (26,0 persen) dan sangat tidak puas (6,3 persen).

16. Penegakan Hukum | Buliran.com

Masyarakat merasa paling puas terhadap kinerja pemerintah di bidang politik dan stabilitas nasional, yakni sebesar 64,1 persen. Di bawahnya adalah bidang sosial budaya (60,5 persen), kesehatan (60,0 persen), pendidikan (58,0 persen), ekonomi (55,8 persen), serta pertahanan dan keamanan (54,6 persen).

Sementara terkait dengan tingkat kepuasan terhadap kinerja Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin khusus dalam penanganan pandemi Covid-19 adalah 65,4 persen. Ia menjelaskan, angka tersebut idak jauh berbeda dengan tingkat kepuasaan secara umum terhadap kinerja pemerintah.

“Survei ini menemukan bahwa tingkat kepuasan terhadap kinerja pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin adalah 67,4 persen. Sedangkan yang tidak puas 27,8 persen,” ujar Yuda.

Baca Juga   Ada Apa Ini ? Data Nasabah Kembali Bocor, Kali Ini Menimpa BRI Life