Human Error Picu Tabrakan LRT !

Avatar Of Teddy Chaniago
3. Jam 15 | Buliran.com

BuliranNews, JAKARTA – Direktur Utama PT Inka (Persero) Budi Noviantoro selaku pembuat kereta LRT membeberkan indikasi awal terjadinya kecelakaan antara dua kereta yang terjadi di stasiun Harjamukti – Stasiun Ciracas. Dipastikan terjadi kesalahan prosedur saat uji coba berlangsung.

“Ya pasti, pasti karena terjadi human error dimana masinis pada saat langsir kecepatanya melebihi. Nanti hasilnya akan diinvestigasi oleh KNKT. Tapi indikasi awal berdasarkan situasi di lapangan seperti itu. Terjadi pada saat langsir, treknya juga belum beroperasi tidak ada penumpang, masih pada taraf pengujian baik infrastruktur dan sarana,” katanya saat konferensi pers, Senin (25/10).

Proses langsir adalah pemindahan jalur kereta. Budi menjelaskan jalur dari Stasiun Harjamukti – Stasiun Ciracas ini memang biasa dijadikan tempat parkir kereta 31 trainset LRT.

“Mulai dari stasiun Harjamukti – Ciracas – Taman Mini jadi diparkir di atas semua. Panjang itu,” katanya. Melihat tempat parkir kereta atau Depo untuk LRT belum jadi.

Satu korban luka akibat dari kecelakaan ini seorang masinis. Budi melaporkan kondisi masinis itu saat ini baik baik saja.

“Saya belum tahu indikasi bisa ngantuk, mikir apalah. Jaraknya pendek Cuma 10 km soalnya. Namanya langsir harus pelan, kenapa cepet itu nanti diinvestigasi. Itu nanti ketahuan dari Tran Management Control System. Seperti Black Box itu,” katanya.

Kerusakan, yang terlihat sampai saat ini pada posisi kabin kereta yang paling parah. Setelah mendapat persetujuan dari KNKT, kereta itu akan dibawa kembali ke pabrik INKA di Madiun.

Baca Juga   Mural '404: Not Found', Polisi Janji Tak Proses