Desakan ASEAN Paksa Myanmar Bebaskan Ratusan Tahanan Politik

Avatar Of Teddy Chaniago
19. Myanmar | Buliran.com

BuliranNews, YANGON – Pemerintah militer Myanmar membebaskan ratusan tahanan politik, termasuk juru bicara Partai Liga Nasional untuk Demokrasi pimpinan Aung San Suu Kyi dan komedian kenamaan Zaarganar, dari penjara Insein. Demikian dilaporkan media setempat.

Pembebasan itu dilakukan tak lama setelah penguasa militer in Aung Hlaing berpidato pada Senin. Stasiun TV pemerintah mengumumkan bahwa lebih dari 5.600 orang yang ditangkap atau dikejar karena peran mereka dalam protes antikudeta akan dibebaskan melalui amnesti atas dasar kemanusiaan.

Pembebasan itu digambarkan oleh sejumlah kalangan sebagai taktik militer berkuasa untuk membangun kembali reputasi internasional mereka setelah ASEAN menempuh langkah yang langka mereka ambil, yaitu tidak menyertakan pimpinan junta pada KTT ASEAN.

Pelapor Khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Tom Andrews via Twitter menyambut baik pembebasan tersebut, namun mengatakan penahanan tersebut dari awal merupakan tindakan yang keterlaluan.

“Junta membebaskan tahanan politik di Myanmar bukan karena tergugah hatinya, tetapi karena tekanan,” katanya.

Sejak melakukan kudeta pada Februari, junta sudah beberapa kali membebaskan tahanan.

Baca Juga : Ditangkap KPK, Harta Bupati Kuansing Andi Putra Tercatat Rp 3,7 M 

Di sisi lain, ASEAN memutuskan untuk mengundang perwakilan non-politik ke KTT ASEAN pada 26-28 Oktober. Keputusan kelompok negara-negara Asia Tenggara itu merupakan penghinaan yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap pimpinan militer yang berada di balik kudeta pemerintahan terpilih Aung San Suu Kyi.

Baca Juga   Limbah Suntik Hingga Botol Vaksin Bekas Ancam Dunia