Cat Mobil Retak? Ikuti Cara Berikut, Dijamin Mulus Kembali

  • Share

TERKADANG cat mobil yang retak itu bukan berarti permukaan cat tersebut mengalami pecah. Hal ini bisa terjadi sebab permukaan cat pada mobil mengerut disebabkan karena kurangnya perawatan.

Mungkin juga bisa dipengaruhi faktor lainnya misalnya sering terkena hujan atau selalu berada di bawah terik matahari. Sebenarnya untuk mengatasi cat mobil retak pada kendaraan pribadi Anda tentunya lumayan rumit apalagi juga membutuhkan penanganan serius. Namun, jika ingin mengatasi hal itu, lakukan langkah berikut.

1. Bersihkan permukaan yang retak

Semua body mobil dibersihkan hingga bagian yang mengalami keretakan. Sebaiknya gunakan gerinda untuk membersihkan bagian panel body mobil. Namun dibagian mata dari gerinda ini, bisa diganti dengan mata yang dilengkapi dengan sikat kawat.

Tetapi jka memang alat ini tidak tersedia, perawatan body mobil bisa menggunakan scrub untuk membersihkannya. Gunakan scrub kape yang lumayan tajam dan lakukan kerokan hingga cat yang sudah retak tersebut hilang dari pandangan.

2. Tunggu hingga cat kering

Setelah dicat, maka ditunggu lebih dulu selama kurang lebih 40 menit supaya cat tersebut benar-benar kering.

3. Gunakan ampelas

Selanjutnya dilakukan ampelas kasar supaya setelah semua cat yang tadi terbuang, permukaan lebih bersih tanpa ada cat mati yang tersisa. Untuk hal ini, bisa dipilih ampelas no 80 atau bisa juga dipilih ampals air halus no 1500 untuk permukaan yang halus. Tunggu hingga bekas dilakukan pengamplasannya hilang

4. Dilakukan pendempulan

Ini bisa dilakukan jika permukaan body tidak rata sebab pengikisan yang tadi dilakukan. Maka solusinya bisa gunakan proses pendempulan yang tipis yang dilakukan sama halnya dengan dempul pada mobil yang lain. setelah ini selesai, maka dilanjutkan dengan mengecat epoxy.

Baca Juga   Ban Mobil Lepas Ketika Dikendarai? Kenali Penyebabnya

5. Cat permukaan mobil

Selanjutnya dilakukan pengecatan layaknya cat dipermukaan mobil pada umumnya. Saat bagian pernis di cat perlu diperhatikan agar cat dengan pernis tida tercampur. Sebab jika ini terjadi, maka keretakan bisa saja terjadi kembali. Cat yang diberikan tidak bisa bertahan untuk waktu yang lama dalam berbagai kondisi.

Untuk mengecat mobil sebaiknya ditentukan takaran seberapa kentalnya cat yang akan digunakan sehingga semua bagian bisa cepat tertutupi. Namun bagi yang menggunakan spuyer spray gun yang standart maka dikecilkan supaya kisaran keluarnya sangat kecil. Tetapi jika digunakan spuyer spray angin, sebaiknya dibesarkan mulutnya sehingga nanti volume keluarnya banyak meskipun cat tersebut kental.

6. Gunakan cat piyu

Jenis cat yang sebaiknya digunakan bernama cat piyu. Sebaiknya hindari menggunakan NC jika ingin mengecat hasilnya. Sebab proses pegerjaan cat piyu yang mudah diaplikasikan.

Proses pengecatan dilakukan dengan tidak terburu-buru untuk hasil yang baik. Sebaiknya dipisahkan jarak waktu antara setiap lapisan yang dicat selama sekitar 5 ingga 10 menit. Kemudian baru dilakukan pengecatan di lapisan selanjutnya sehingga cat yang tadi bisa tertutup dengan baik. Tambahkan paint protection terbaik, agar hasilnya maksimal.

7. Tunggu hingga sempurna keringnya

Setelah semuanya di cat ditunggu kembali hingga semua bagian yang telah dicat bisa kering secara sempurna. Nah, jika dicat dengan warna merah atau warna putih seralic, maka perlu diberikan cat dasar berwarna putih terlebih dulu. Tujuannya agar nanti cat warna merah ataupun warna putih seralic bisa cepat menutupi.

Jika semua cat tersebut sudah benar-benar mengering, maka langkah yang terakhir dilakukan ialah proses pengclearan. Ini juga dilakukan dengan pelan-pelan dan hati-hati, jangan sampai cat yang tadi kembali mengkerut. Gunakan cat ukuran tidak terlalu tebal untuk menghindari cat tersebut meleleh. Pastikan Anda menerapkan cara mencuci mobil yang tepat juga. ***

Baca Juga   Buliranlovers! Mau Tahu 10 Mobil SUV Terbaik Tahun 2021 di Indonesia? Ini Daftarnya

 

Pencarian Berdasarkan Kata Kunci

cat piyu
  • Share