Juragan Telur Dibegal, Motor dan Uang Rp 1,3 Miliar Melayang

  • Share

BuliranNews, GARUT – Seorang perempuan asal Cikajang Garut menjadi korban pembegalan. Tak tanggung-tanggung, uang senilai 1,3 miliar rupiah dan satu unit sepeda motor miliknya ikut dirampas.

Korban bernama Ineu Siti Nurjanah, merupakan warga Cikuray, Desa Mekarsari, Kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut Jawa Barat.

Kasat Reskrim Polres Garut AKP Dede Sopandi mengatakan kejadian pembegalan tersebut terjadi Jumat petang sekira pukul 18.10 di Jalan Raya Cisurupan-Cikajang Kabupaten Garut.

“Korban masih shock jadi belum bisa kita dalami lebih jauh, uang itu merupakan uang usaha yang dikumpulkan dari 5 orang temannya,” ujarnya dikutip Tribunjabar.id, Sabtu (9/10) malam.

Dede mengatakan, korban memiliki usaha sebagai penyuplai telur ke berbagai desa dengan teman-temannya.

“Jadi uang itu uang kerjasama kerjaan bersama teman-temannya,” ucap Dede.

Sepulang mengambil uang dari rekan bisnisnya di wilayah Cisurupan, korban kemudian pulang ke rumahnya di Kecamatan Cikajang, Garut.

“Dari pengakuan korban, bahwa dia sudah dibuntuti dari pertigaan Papandayan Cisurupan kemudian setelah itu korban dipepet oleh tiga orang dengan menodongkan senjata tajam berupa pisau,” ujarnya.

Dede menjelaskan bahwa korban sudah curiga bahwa dirinya dibuntuti dari mulai pertigaan Papandayan oleh dua motor.

“Korban melihat pelaku berjumlah tiga orang, modusnya menyerempet korban, pelaku kemudian meminta korban untuk berhenti dengan menodongkan pisau,” ungkapnya.

Korban yang takut akhirnya berhenti, lalu pelaku memaksa korban menyerahkan kunci motornya dan merampas tas milik korban.

Menurut Dede, pelaku kemudian merampas tas korban yang berisi uang tunai dan mengambil motor korban.

“Datanya di tas korban ada uang sebanyak 156 juta, dan di bagasi motor ada uang sebanyak satu milyar seratus empat puluh dua juta rupiah,” ucapnya.

Baca Juga   Rudapaksa Anak Tiri Sejak 2018, AS Akhirnya Ditangkap

“Di dalam bagasi motor korban ada uang sebesar kurang lebih 1,1 miliar dan di tas korban yang dirampas ada uang 156 juta rupiah,” ucap Deden.

Kepolisian kini tengah melakukan penyelidikan atas kasus pembegalan tersebut. (*/nip)

  • Share