Ban Mobil Pecah? Jangan Panik, Lakukan Hal Berikut

  • Share

SELAIN karena kurangnya konsentrasi saat mengemudi, kecelakaan mobil juga kerap terjadi karena pecah ban. Umumnya, kejadian ini terjadi saat kendaraan sedang melintas di jalan tol dengan kecepatan tinggi.

Pecah ban bisa terjadi kapan saja. Buat pengemudi yang mengalami pecah ban saat kecepatan rendah, mungkin tidak terlalu sulit untuk menjaga mobil agar tetap stabil. Namun bagaimana jika hal tersebut terjadi saat melaju di kecepatan tinggi? Berikut lima hal yang harus kamu lakukan jika ban mobil pecah di jalan.

Jangan panik

Langkah pertama yang harus kamu lakukan jika ban mobil pecah di jalan adalah jangan panik. Saat mendengar suara ban pecah, jangan langsung panik dan banting stir ke samping. Pasalnya, hal tersebut malah akan membahayakan kamu dan pengemudi lain karena jika melakukan hal tersebut mobil kamu berisiko kehilangan kendali dan terguling.

Tak bisa dipungkiri kalau mencoba tidak panik di kondisi genting seperti itu. Meski begitu, kamu harus membiasakan diri untuk tetap berpikir tenang agar terhindar dari segala kemungkinan buruk yang bisa saja terjadi.

Lepas gas secara perlahan

Langkah kedua yang harus kamu lakukan adalah melepas gas secara perlahan. Yap, saat dalam kondisi ban pecah, kamu pasti berpikir untuk segera menepikan mobil di pinggir jalan. Namun satu hal yang perlu kamu ingat, kamu tidak boleh menginjak pedal rem pada kondisi tersebut.

Pasalnya, dalam kondisi seperti itu, daya cengkeram ban yang tidak rata justru akan membahayakan kamu lantaran bakal menyebabkan mobil melintir saat direm. Yang perlu kamu lakukan adalah mengangkat pedal gas secara perlahan dan biarkan mobil melambat dengan sendirinya.

Selain itu, kamu juga wajib menahan setir agar tetap lurus serta tidak melakukan manuver menikung secara mendadak.

Baca Juga   Dibandrol Rp 138 Juta, Wuling Nano EV Batal Jadi Mobil Listrik Termurah di Dunia

Lakukan counter steering

Tak berhenti sampai di situ. Kamu juga perlu mengetahui ban mana yang pecah, apakah ban depan atau belakang. Jika ban belakang yang pecah, kamu bisa lebih mudah mengendalikan laju kendaraan, bahkan cenderung tidak kamu rasakan.

Namun jika yang pecah adalah ban depan, kamu perlu berhati-hati mengendalikannya. Yang perlu kamu lakukan adalah melakukan counter steering atau memutar lingkar kemudi ke arah berlawanan dari posisi ban yang meledak. Misalnya, jika ban sebelah kiri pecah, maka dengan sendirinya kamudi akan terasa berat ke kiri hingga membuat miring laju mobil.

Di saat seperti ini, kamu bisa memutar setir ke arah sebaliknyga (kanan) untuk menyeimbangkan mobil tetap stabil berada di jalurnya. Namun perlu diingat, jangan melakukan manuver ini secara mendadak, ya.

Nyalakan lampu hazard

Perlu kamu ketahui, lampu hazard hanya digunakan untuk keadaan darurat, bukan digunakan saat sedang melintasi hujan lebat. Nah, salah satu hal darurat itu adalah ban mobil yang pecah di jalan.

Setelah kamu mampu mengendalikan laju kendaraan, langkah selanjutnya adalah menyalakan lampu hazard. Hal tersebut jadi penting agar kamu bisa memberikan tanda peringatan kepada pengemudi lain sehingga menghindari terjadinya kejadian yang tidak diinginkan.

Hubungi bengkel resmi terdekat

Setelah mobil berhasil kamu bawa ke tepi dengan selamat, sekarang waktunya untuk mengganti ban mobil yang pecah dengan ban cadangan yang kamu persiapkan di dalam mobil.

Namun, jika kamu tidak membawanya, kamu bisa meminta bantuan dari bengkel resmi terdekat untuk mengganti ban mobil kamu. Cukup hubungi call center bengkel resmi, jelaskan kejadian dan lokasi pecahnya ban mobil kamu. Setelah itu, kamu hanya tinggal menunggu montir datang untuk memberikan bantuan.

Baca Juga   New Avanza 1.3 G 2019 Pimpin Pasar Otomotif Indonesia di September 2021

Itulah lima hal yang harus kamu lakukan saat ban mobil pecah di jalan. Intinya, jika kejadian ini menimpa kamu, jangan panik sehingga kamu bisa mengendalikan situasi.***

  • Share