Mau Sehat? Ayo Manfaatkan Jahe

  • Share

SESUNGGUHNNYA ada begitu banyak manfaat jahe bagi kesehatan tubuh. Sebagian besar orang tentu sudah mengetahui apa saja manfaat jahe tersebut. Jahe sebenarnya tidak hanya untuk bumbu dapur saja. Tanaman herbal ini bahkan sudah digunakan untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan sejak berabad-abad lalu.

Jahe termasuk ke dalam anggota Zingiberaceae. Itu tandanya, jahe masih satu keluarga dengan tanaman herbal lainnya. Seperti misalnya kunyit, kencur serta lengkuas. Menurut jurnal dalam US National Library of Medicine National Institutes of Health, jahe ternyata mempunyai potensi mengatasi berbagai penyakit. Termasuk penyakit gangguan degeneratif atau radang sendi dan rematik.

Lantas apa saja manfaat jahe bagi kesehatan tubuh? Melansir dari laman halodoc, simak ulasan informasinya berikut ini :

Turunkan Kadar Gula & Kolesterol

Menurut jurnal dalam US National Library of Medicine National Institutes of Health, jahe dapat membantu menurunkan kadar gula dalam darah. Penurunan tersebut bisa secara signifikan terlihat jika dikonsumsi secara rutin.

Tak hanya itu saja, jahe juga bisa membantu menurunkan kolesterol LDL (lemak jahat). Bahkan bisa membantu menurunkan trigliserida, sekaligus meningkatkan HLD (lemak baik). Untuk hasil maksimal, kalian bisa mengonsumsi jahe secara rutin.

Anti Penuaan & Kanker

Manfaat jahe yang kedua adalah bisa mengendalikan proses penuaan. Hal ini karena jahe bersifat anti oksidatif dan anti inflamasi. Manfaat jahe lainnya yakni bisa membantu mengobati penyakit menular. Sebab, tanaman herbal satu ini memiliki potensi antimikroba di dalamnya.

Bahkan, jahe juga disebut-sebut mampu mencegah sejumlah penyakit kanker. Namun, ada satu hal yang perlu digarisbawahi. Menurut jurnal sebelumnya, manfaat jahe terhadap kanker masih perlu penelitian lebih lanjut sebelum mengklaim khasiatnya. Meskipun potensi antikanker pada jahe sudah terdokumentasikan dengan baik.

Baca Juga   10 Keutamaan Puasa Tarwiyah dan Arafah

Redakan Sakit Otot

Manfaat jahe yang ketiga yakni membantu meredakan sakit otot. Menurut studi dari University of Georgia, Amerika Serikat, jahe mempunyai efek anti peradangan. Di mana efek ini mampu mengurangi sakit pada otot. Akan tetapi, banyak sumber yang mengatakan jika jahe merah lah yang bisa meredakan sakit otot.

Pada penelitian tersebut, para ahli melakukan riset kepada 74 orang untuk melakukan sejumlah jenis latihan. Subjek penelitian ini dibagi menjadi dua kelompok yakni kelompok diberi suplemen jahe serta yang diberi pil dengan kandungan gula. Ternyata hasilnya menunjukkan rasa sakit nyeri otot usai olahraga pada kelompok pertama lebih ringan 25 persen.

Atasi Masalah Pencernaan

Manfaat jahe selanjutnya adalah membantu mengatasi dan mencegah masalah pencernaan. Ekstrak minyak jahe dipercaya mampu mengatasi masalah seperti sakit perut. Hal ini karena kandungan antibakteri pada jahe. Untuk diketahui, bakteri jahat yang masuk memicu gangguan pada sistem pencernaan.

Sehingga dengan konsumsi jahe mampu digunakan sebagai antitesis. Di sisi lain, rasa hangat yang ditimbulkan oleh jahe mampu membuat sistem pencernaan menjadi lebih rileks. Selain itu, kandungan antibakteri juga bisa digunakan sebagai pengawet alami pada makanan.

Untuk hasil maksimal, kalian bisa mengonsumsi jahe secara rutin. Meski begitu, ada sejumlah hal yang perlu diperhatikan jika ingin konsumsi jahe secara rutin. Sebab, beberapa orang justru sebaiknya menghindari konsumsi jahe berlebihan. Untuk itu, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter.

Redakan Nyeri Haid & Morning Sickness

Manfaat jahe lainnya yakni membantu meredakan nyeri menstruasi. Sejumlah penelitian membuktikan, jahe yang dikonsumsi mampu meredakan rasa nyeri haid pada wanita. Bahkan, manfaat jahe satu ini disebut-sebut tidak berbeda jauh dengan asam mefenamat dan obat ibu profen.

Baca Juga   Sebuah Studi, Tingkat Antibodi yang Memprediksi Kemanjuran Vaksin Moderna

Untuk mendapatkan manfaat dari jahe, cobalah mengonsumsi air jahe. Setidaknya sebanyak empat gelas. Kalian bisa mengonsumsi air jahe selama dua hari di masa awal menstruasi. Air jahe juga diketahui mampu memberikan efek menenangkan dan menghangatkan.

Menurut studi dari Royal College of Obstetricians and Gynaecologists, manfaat jahe berikutnya yakni bisa meredakan gejala morning sickness pada awal masa kehamilan. Ekstrak akar jahe bahkan diketahui telah digunakan lebih dari dua ribu tahun lalu. Ekstrak ini digunakan untuk mengatasi gejala gangguan pencernaan. Mulai dari bersendawa, mual, muntah, perut kembung dan sembelit.

Tangkal Infeksi Bakteri & Virus

Jahe ternyata juga bermanfaat menangkal infeksi bakteri dan virus tertentu. Kandungan gingerol pada jahe lah yang dipercaya mampu menghambat terjadinya infeksi bakteri. Misalnya seperti E.coli hingga shigella.

Bukan hanya itu saja, mengonsumsi air jahe juga bisa meningkatkan sistem kekebalan atau imun tubuh. Sehingga nantinya mampu mencegah adanya kerusakan pada DNA dan stres. Menariknya, dengan mengonsumsi air jahe secara rutin dipercaya mampu membantu mengobati pilek dan flu.***

  • Share