Diakuisisi Pangeran Arab, Newcastle United Jadi Klub Tajir

  • Share

BuliranNews, NEWCASTLE – Saat ini, klub Newcastle United tengah menjadi pembicaraan hangat dan menarik perhatian publik sepak bola seluruh dunia. Sebabnya adalah mereka baru saja dipastikan mendapat pemilik baru, yaitu Public Investment Funds (PIF) yang kini menguasai 80 persen saham mereka. PIF sendiri adalah lembaga milik pemerintah Arab Saudi yang pastinya memiliki kekayaan luar biasa.

Oleh karena itu, Newcastle pun digadang-gadang bakal mengikuti jejak Chelsea dan Manchester City yang lebih dulu menjelma menjadi klub besar berkat pemilik yang kaya raya. Kemungkinan besar klub berjuluk The Magpies ini akan mendatangkan pemain serta pelatih top yang bisa membawa mereka meraih banyak gelar.

Jika itu terjadi, Newcastle akhirnya akan menambah koleksi trofi mereka yang sudah sangat lama tak bertambah. Ya, meski kini dikenal sebagai klub kecil, Newcastle pernah meraih sejumlah prestasi, baik kolektif maupun individual. Inilah 5 prestasi yang pernah dimiliki Newcastle United sepanjang sejarah.

Newcastle United ternyata pernah jadi klub yang dominan di ajang Liga Inggris. Namun, itu terjadi sudah sangat lama, alias sekitar 100 tahun lalu. Mereka sukses menjuarai Liga Inggris sebanyak 4 kali di musim 1904/05, 1906/07, 1908/09, serta musim 1926/27.

Bahkan, di era Premier League, Newcastle pernah jadi penantang juara. Mereka sempat dua kali jadi runner-up secara beruntun di musim 1995/96 dan 1996/97. Dalam kedua musim tersebut, mereka harus mengaku kalah dari Manchester United yang jadi juara.

Sementara itu, di ajang Piala FA, Newcastle pernah menjadi juara 6 kali serta jadi runner-up 7 kali. Ajang Piala Liga tak pernah mereka menangkan, tapi pernah jadi runner-up di musim 1975/76. Satu lagi trofi domestik yang dimiliki Newcastle adalah Charity Shield atau yang sekarang disebut Community Shield pada tahun 1909.

Baca Juga   Wow, Sarah Storey Sabet 16 Medali Emas Paralimpiade

Tak hanya punya trofi domestik, The Magpies juga punya trofi Eropa. Itu adalah trofi Piala Fairs yang mereka menangi tahun 1968/69. Piala Fairs sendiri adalah turnamen antarklub Eropa yang digelar tahun 1955 hingga 1971 dan dianggap sebagai kompetisi pendahulu Piala UEFA.

Selain itu, Newcastle sebenarnya juga pernah memenangi Piala Intertoto tahun 2006. Namun, Piala Intertoto hanyalah turnamen minor untuk menentukan tim-tim yang masuk ke Piala UEFA di musim berikutnya. Oleh karena itu, pemenang dari turnamen ini tidak mendapat trofi, tapi hanya sertifikat pemenang.

Sejumlah prestasi individu juga pernah diraih oleh pemain Newcastle, salah satunya top skor Liga Inggris. Sejak musim pertama Liga Inggris, yaitu musim 1988/89, ada 4 pemain Newcastle yang pernah menjadi top skor. Mereka adalah Albert Shepherd (1910/11), George Robledo (1951/52), Andy Cole (1993/94), dan Alan Shearer (1996/67).

Alan Shearer bahkan tercatat sebagai top skor sepanjang masa Premier League dengan 260 gol dan 148 gol di antaranya dibuat bersama Newcastle. Sementara catatan 34 gol Andy Cole pada musim 1993/94 adalah rekor tertinggi di era Premier League hingga kini meski saat itu jumlah pertandingannya lebih banyak karena ada 22 tim peserta.

Penghargaan pemain terbaik Liga Inggris versi PFA juga pernah diraih oleh pemain Newcastle. Sejak digelar tahun 1974, ada dua pemain Newcastle yang berhasil memenangkannya, yaitu Les Ferdinand pada tahun 1996 dan Alan Shearer pada tahun berikutnya.

Sementara itu, penghargaan PFA Young Player of the Year alias pemain muda terbaik pernah 4 kali diraih pemain Newcastle. Mereka adalah Paul Gascoigne (1988), Andy Cole (1994), Craig Bellamy (2002), dan Jermaine Jenas (2003).

Baca Juga   Pekan Ini, Liga Inggris Tanpa 8 Pemain Asal Brasil

Tak hanya pemain, pelatih Newcastle pun pernah dinobatkan sebagai pelatih terbaik Premier League. Alan Pardew berhasil meraihnya pada musim 2011/12 berkat keberhasilan membawa Newcastle finis di posisi kelima, unggul dari Chelsea yang berakhir di posisi 6 serta Liverpool yang finis di tangga ke-8.

Alan Shearer tak diragukan lagi adalah salah satu pemain terbaik yang pernah membela Newcastle. Selain pernah menjadi top skor serta pemain terbaik Liga Inggris, Shearer juga pernah mengharumkan nama Newcastle dengan masuk tiga besar pemilihan Ballon d’Or tahun 1996.

Shearer memang tampil hebat pada tahun tersebut, tak hanya di klub, tapi juga bersama Timnas Inggris di Piala Eropa 1996. Sayangnya ia tak meraih Ballon d’Or karena kalah dari Matthias Sammer dan Ronaldo. Meski begitu, ia tetap mencatat sejarah sebagai satu-satunya pemain Newcastle yang pernah mencapai posisi tersebut.

Newcastle United pernah meraih sejumlah prestasi di atas, bahkan sebelum mereka resmi menjadi klub kaya seperti sekarang. Setelah membangun skuad mahal berisi pemain-pemain top nanti, berapa banyak tambahan trofi yang bisa mereka dapatkan? (*/idn)

  • Share