Curug Bangkong Surga Tersembunyi Dikeheningan Kuningan

  • Share

KABUPATEN Kuningan, Jawa Barat menyajikan sejumlah lokasi wisata air terjun yang sangat menarik. Berbagai keindahan air terjun yang ada disana seakan menarik untuk dikunjungi dan disaksikan keindahannya. Berbagai wisata air terjun terbaik dapat kamu kunjungi salah satunya di Curug Bangkong.

Curug Bangkong adalah objek wisata yang ada di Kuningan yang mana menawarkan keindahan panorama air terjun dengan keindahan alam yang begitu mempesona. Curug ini berlokasi di Kertawirama, Nusaherang, Kertawirama, Kuningan, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat

Air terjun yang memiliki tinggi 23 meter dan lebar 3 meter ini memiliki debit air yang sangat kuat, meskipun saat bulan kemarau debit airnya masih sangat kuat dan mampu mengalir hingga ke sungai yang ada di samping curug. Sedangkan saat musim penghujan sendiri bedit air semakin besar hingga terbelah menjadi dua bagian. Inilah yang membuat anda selalu ingin menyaksikan keindahan yang ada di Curug Kuningan satu ini.

Meskipun sejumlah fasilitas belum disediakan namun tak menghalangi niat para pengunjung untuk menyaksikan keindahan alam air terjun Bangkong. Hanya terdapat satu buah toilet umum yang kondisinya tidak terawat. Namun meskipun begitu jangan kuatir dengan keindahan yang dimiliki oleh air terjun di Kuningan Jawa Barat ini.

Sejumlah fasilitas seperti listrik, tong sampah, mushola dan warung pun masih sepi dan belum terlihat disana. Jika ada jaraknya masih jauh dari lokasi curug, sedangkan untuk area parkir sendiri sudah ada namun masih menggunakan tanah milik warga setempat yang dijadikan sebagai tempat parkir wisata curug.

Mengenai cerita Curug Bangkong sendiri konon dulunya ada seorang pertapa yang bernama Wiria yang berasal dari daerah Ciamis. Saat perjalanan menuju lokasi, secara tidak sengaja Wiria menemukan sebuah curug dibalik perbukitan yang lebat. Saat itu batinnya mulai terpanggil dan mulai mendekati curug tersebut.

Baca Juga   Kedung Pengilon, Niagara dari Kendal

Setelah mendekat ke curug, ia yakin bahwa curug ini adalah lokasi yang tepat untuk tempatnya bertapa. Disela waktu bertapanya, Wiria menyempatkan untuk bergaul ke masyarakat sekitar. Ia banyak mengajarkan ilmu terutama cara membuat gula merah. Wiria adalah sosok yang sangat disegani oleh para warga.

Lamanya waktu sosok Wiria tiba-tiba menghilang dan warga sempat kehilangkan akan sosok yang diseganinya. Beberapa warga sempat mencari Wiria ke lokasi curug, namun sayang sosok yang mereka cari tidak ditemukan. Diduga Wiria menghilang karena telah menyempurkan pertapanya.

Warga sekitar menyakini jika sosok Abah Wiria yang mereka sebut, telah menjelma menjadi seekor kodok. Inilah mengapa air terjun ini diberi nama Curug Bangkong. Bangkong yang dalam bahasa Sunda berarti seekor kodok. Berdasarkan legenda Curug Bangkong, sampai saat ini suara kodok masih sering terdengar disekitar curug.

Dibalik ceritanya, Curug Bangkong Kabupaten Kuningan juga dianggap sebagai lokasi yang angker. Pada tahun 1970-an ada seorang warga yang melihat cahaya begitu terang berasal dari dalam curug Kemudian mengarah ke makam keramat yang diyakini sebagai petilasan Pangeran Arya Salingsingan, cahaya tersebut kemudian menghilang di area makam.

Sebagai lokasi wisata yang belum banyak mendapatkan perhatian dari pemerintah Kabupaten Kuningan. Membuat para pengunjung yang ingin menikmati keasrian Curug Bangkong Nusaheang pun tak perlu membayar biaya masuk ke lokasi. Namun, kamu akan dikenakan tarif parkir umum kendaraan yang sangat terjangkau.

Untuk jam buka Curug Bangkong dibuka setiap hari mulai dari pagi hingga sore hari. Anda bisa datang diwaktu tersebut untuk menikmati keindahan langsung yang ditawarkan oleh air terjun terbaik di Kuningan satu ini.

Akses menuju lokasi pun dapat ditempuh menggunakan kendaraan pribadi saja. Kamu bisa menuju ke Kecamatan Nusaheang yang berjarak 9 Km dari pusat Kuningan. Jalanan sudah beraspal, namun karena lokasi curug berada dipegunungan, maka jalanan berkelok dan sedikit curam pun akan menambah keseruan selama menuju lokasi curug.

Baca Juga   Sempolet, Papeda Tanah Melayu

Disepanjang jalan sudah tersedia plang petunjuk yang mengarah ke lokasi wisata, anda tak perlu bingung lagi. Sesampainya di pintu masuk area dan di tempat parkir kendaraan, anda harus melewati jalanan setapak yang mengarah ke Curug Bangkong. Tenang, jaraknya tak jauh dari tempat parkir tadi.***

 

  • Share