Susanti Ndatapaka : Jemput Medali Emas ke Papua dengan Biaya Pribadi, Pulangnya Dijemput Pickup Usang

  • Share

SUNGGUHkontrasnya kehidupan yang harus dijalani oleh atlet Muay Thai asal NTT, Susanti Ndatapaka. Petarung andalan ini, berhasil merenggut medali emas di ajang PON XX Papua meskipun khabarnya berangkat dengan biaya sendiri. Yang lebih miris, meski dari Papua berangkat dengan kalungan medali emas dan terbang dengan pesawat, namun saat sampai di Bandara El Tari Kupang, gadis manis ini hanya dijemput menggunakan mobil pickup usang.

Tak pelak, nama Susanti Ndatapaka menjadi sorotan, selain karena berhasil menyabet medali emas pertama untuk Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), juga karena prosesi penjemputannya yang jauh dari bayangan banyak pihak dan gegap gempita kebanggaan.

Sebagaimana diketahui, Susanti sukses membawa pulang medali emas setelah mengalahkan wakil Jawa Barat, Adisty Gracelia di nomor Muay Thai putri kelas 60 kg, yang berlangsung di GOR STT Gidi, Sentani pada Minggu (03/10).

Namun nama Susanti justru viral di media sosial bukan karena kalungan medali emas dilehernya, namun sebaliknya dia dijemput dengan menggunakan mobil pickup usang setelah mengharumkan nama daerahnya di blantika olahraga nasional.

Melansir dari laman Antara, momen tersebut terjadi saat Susanti Ndatapaka serta Angga Silitonga selaku pelatih dijemput dengan mobil bak terbuka di Bandara El Tari, Kupang sepulangnya dari PON XX Papua 2021.

Momen foto dan video kepulangan Susanti yang terdokumentasi itu pun langsung tersebar luas dan membuat geger jagat maya, dengan netizen memberikan kecaman serta kritis pedas untuk pemerintah setempat.

Salah satunya adalah sebuah video saat Susanti dan sang pelatih duduk di mobil pickup, yang diunggah oleh salah satu netizen asal NTT @GiN0ng_pickwin di Twitter.

“Sy salah satu dari rakyat NTT tertampar muka nya. Mungkin tidak dgn pejabat daerahnya. Seorg atlet peraih mendali emas asal sumba hnya tertunduk duduk dlm pick up. Tanpa sambutan yg berarti. Ini salah satu sbb
Anak NTT eksodus ke kota di jawa dr pada membangun daerahnya”

Baca Juga   Tewas dalam Kecelakaan Mobil : Niat Pemain Ajax Noah Gesser Bela Indonesia Kandas

Setelah video tersebut viral, sejumlah fakta miris tentang perjuangan Susanti Ndapataka di PON XX Papua 2021 pun mulai dibongkar oleh netizen.

Susanti Ndatapaka Gunakan Biaya Pribadi, Hingga Kondisi Rumahnya Memprihatinkan

Salah satu fakta miris lainnya diungkap oleh akun @KakekHalal, yang menyampaikan bahwa Susanti Ndatapaka dan pelatihnya pergi ke PON XX Papua 2021 menggunakan biaya pribadi.

“Ternyata Susanti & Pelatih peraih Medali Emas Pertama utk NTT di PON XX 2021 berangkat ke Papua pake biaya sendiri. Istri Angga Silitonga yang merupakah pelatih susanti rela gadaikan motor & BPKB motor utk biaya pelatih & susanti ke Papua,”.

Tak hanya itu, akun @KakekHalal juga menampilkan kondisi rumah Susanti yang masih apa adanya, yakni menggunakan kayu dan atap tradisional, serta meminta kepada pihak yang berkenan untuk membedah rumah atlet berprestasi asal NTT itu.

“Kepada siapa saja yang baik hatinya mohon jikalau berkenan bedah rumah milik Susanti Ndapataka peraih Medali Emas yang mengharumkan nama NTT di PONXX 2021,”

Kejadian yang menimpa Susanti juga sempat menuai komentar dari Yohanes Rumat selaku anggota DPRD NTT, yang menyesalkan penjemputan atlet kebanggaannya dengan mobil pickup yang disediakan secara swadaya.

“Kami sangat sesalkan peristiwa penjemputan ini, dan ini memalukan karena prestasi anak NTT tidak diperhatikan oleh pemerintah NTT,” kata Yohanes Rumat, dilansir dari Antara.

Hal serupa juga diungkapkan oleh Andre Koreh selaku Ketua Umum KONI NTT tentang peristiwa yang sempat dialami oleh Susanti Ndatapaka usai meraih medali emas di PON XX Papua 2021.

“Semestinya kepulangan dari atlet diketahui oleh Dinas Pendidikan dan Olahraga Provinsi NTT sebab mereka yang mengelolah dana hibah PON,” kata Ketum KONI NTT, kepada Antara. (*/ist)

  • Share