Apa yang Bikin Perut Membuncit? Baca Penjelasan Berikut

  • Share

OBESITAS menjadi salah satu kondisi paling umum yang memengaruhi masalah kesehatan dan memicu risiko penyakit jantung dan gangguan metabolisme seperti diabetes. Berbicara soal obesitas, lemak perut adalah jenis lemak yang paling mudah menumpuk dan paling sulit untuk dihilangkan.

Lemak perut (visceral fat) berpotensi berbahaya karena bisa mengelilingi organ di perut. Karena itulah Anda harus mulai meninggalkan kebiasaan yang bisa membuat perut kian membuncit.

Seperti dilansir Times Now News, berikut beberapa kebiasaan yang bisa berkontribusi menambah lemak di perut.

1. Minum sambil berdiri

Minum sambil berdiri bisa menjadi pemicu kembung dan akhirnya mengembangkan lemak perut. Ayurveda mengatakan bahwa tubuh manusia diciptakan sedemikian rupa sehingga mendapat manfaat maksimal dari air ketika dikonsumsi sambil duduk tegak dengan punggung lurus. Minum dengan cara seperti itu membantu air mencapai otak dengan optimal dan meningkatkan fungsinya.

2. Terlalu banyak minum soda

Minuman manis berkarbonasi seperti soda menjadi salah satu yang banyak digemari. Namun, perlu diketahui bahwa soda sebenarnya sarat dengan gula yang dapat menyebabkan lemak perut kian membandel. Segelas soda mengandung 39 gram gula, yang artinya itu sudah melebihi asupan gula harian yang direkomendasikan.

3. Kurang asupan probiotik

Probiotik mengacu pada makanan yang membantu menyeimbangkan kadar bakteri usus sehingga menjaga saluran pencernaan tetap bersih dan sehat. Makanan seperti yoghurt bertindak sebagai probiotik yang membantu mencegah kembung dan bentuk lain dari gangguan pencernaan yang sebenarnya dapat mengakibatkan akumulasi lemak perut.

4. Terlalu membatasi kalori

Metode diet yang terlalu membatasi asupan kalori sampai-sampai tidak makan dalam waktu lama juga salah. Kebiasaan ini malah bisa menjadi faktor yang berkontribusi pada lemak di perut.

Baca Juga   Guys, Ayo Kenali 7 Penyebab Dehidrasi pada Ibu Hamil

Tidak makan selama berjam-jam dapat memperlambat metabolisme, mengurangi tingkat pembakaran kalori, dan dapat berkontribusi pada akumulasi lemak perut dari waktu ke waktu.

5. Makan di piring besar

Memilih piring besar atau kecil turut menentukan jumlah makanan yang akan Anda santap yang selanjutnya menentukan asupan kalori. Oleh karena itu, para ahli merekomendasikan untuk makan di piring kecil untuk membantu mengurangi asupan kalori.

Melewatkan waktu makan? Waspadalah, rasa lapar bisa menyerang di luar jam makan yang juga memengaruhi metabolisme.

Menurut sebuah penelitian baru-baru ini, orang yang sarapan sebelum pukul 8.30 pagi cenderung tidak mengalami resistensi insulin dan gangguan metabolisme seperti diabetes. Oleh karena itu, jika Anda mencoba untuk mengurangi lemak perut, makanlah tepat waktu dengan porsi yang cukup, dan segera santap makanan Anda saat masih segar. ***

  • Share