Agus Suryana : Kolaborasi & Koordinasi Dibutuhkan Majukan Pondok Terong

  • Share

BuliranNews, DEPOK– Kemajuan dan pembangunan serta kesejahteraan menjadi tiga hal utama yang selalu ingin dihadirkan oleh para pemangku kebijakan apalagi bagi mereka yang duduk di tampuk pemerintahan, baik tingkat pusat, provinsi, kota, kecamatan ataupun kelurahan.

Namun untuk melaksanakan tiga komponen di atas, tidaklah mudah. Sebab, selain harus memiliki pemimpin yang berkualitas, pun dibutuhkan kolaborasi dan koordinasi yang apik antara semua stakeholder yang ada di wilayah bersangkutan.

Demikian dikatakan Lurah Bojong Pondok Terong, Agus Suryana, saat berbincang-bincang dengan BuliranNews, Senin (4/10).

“Kolaborasi dan koordinasi antara para pemangku kebijakan, menjadi kunci keberhasilan sebuah pemerintahan. Untuk itu, sebagai pimpinan wilayah, saya sangat mengharapkan sekali adanya kerjasama tersebut,” kata Agus memulai pembicaraan.

Meski baru dua minggu menjadi Lurah di Bojong Pondok Terong, namun mantan Sekretaris Kelurahan Cipayung ini cukup cakap dan tanggap akan persoalan yang dihadapi di wilayah paling selatan di Kota Depok ini.

“Semua persoalan yang belum terselesaikan selama ini, menjadi tugas saya untuk menuntaskannya. Karena itu, dukungan dan support baik dari LPM, RW, RT dan masyarakat di Kelurahan Bojong Pondok Terong, sangat saya harapkan,” imbuhnya.

Dalam kesempatan itu, Agus Suryana menyebutkan, diantara persolan yang menjadi pekerjaan rumahnya (PR) antara lain menyelesaikan persoalan sertifikat masyarakat yang belum tuntas serta rencana pembangunan kantor lurah Bojong Pondok Terong yang baru.

“Kedua hal di atas, mungkin sudah sangat mendesak terutama menyangkut PTSL. Selain itu, saya juga berharap para ketua RT dan RW bisa bersama-sama untuk menciptakan sebuah konsep peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pojok kuliner,” imbuhnya.

Sebagai aparatur yang cukup dekat dengan insan pers, Agus Suryana berharap dukungan dan support serupa juga diberikan para wartawan di Kota Depok. (ted)

Baca Juga   Waduh, Pilwana Pilubang Dinilai Kong Kalikong
  • Share