Hingga Agustus, Pinjaman Online Telah Sebar Dana Sebesar Rp101,5 T

  • Share

OTORITAS Jasa Keuangan (OJK) mencatat hingga Agustus 2021 jumlah penyaluran fintech lending atau pinjaman online kepada masyarakat mencapai Rp 101,51 triliun. Penyaluran pinjaman tertinggi tercatat pada Juli senilai Rp 15,66 triliun, sementara pada Agustus jumlah penyaluran pinjaman turun menjadi Rp 14,95 triliun.

OJK juga mencatat sepanjang Januari-Agustus pinjaman ini disalurkan kepada 237,63 juta entitas. Selain itu jumlah penyaluran pinjaman ini sebagian besar masih terkonsentrasi di pulau Jawa, baik secara jumlah entitas maupun nilai pinjaman.

Misalnya saja Agustus 2021, jumlah penyaluran di Pulau Jawa mencapai Rp 12,1 triliun untuk 21,1 juta penerima pinjaman. Sementara untuk di luar Jawa mulai dari Aceh sampai Papua jumlah penerima pinjaman dari fintech lending hanya Rp 2,8 triliun untuk 6,12 juta penerima.

Sepanjang tahun ini OJK mencatat penyaluran pinjaman fintech lending di pulau Jawa sendiri mencapai Rp 82,83 triliun, dibandingkan untuk luar Jawa hanya senilai Rp 18,68 triliun. Artinya porsi penyaluran fintech lending di luar Jawa baru mencapai 18,3%, sehingga dapat dikatakan masih belum merata.

Selain itu, pada periode Januari hingga Agustus 2021 jumlah pinjaman yang disalurkan untuk sektor produktif mencapai Rp 52,69 triliun. Artinya porsi penyaluran kredit untuk sektor produktif sepanjang tahun ini sebesar 51,8%.

Sementara pada Agustus jumlah penyaluran pinjaman ke sektor produktif senilai Rp 8,16 triliun atau setara 54,58% dari total pinjaman. Penyaluran pinjaman kepada sektor bukan lapangan usaha lain-lain sebanyak Rp 3,80 triliun pada Agustus, dan Rp 23,2 triliun sejak Januari.

Terbanyak berikutnya kepada pedagang besar dan eceran tercatat menjadi yang terbesar diantara sektor lainnya, senilai Rp 1,7 triliun pada Agustus, dan Rp 10,54 triliun sejak Januari.(*/rah)

Baca Juga   Marselino Ferdinan Masuk Top 60 Wonderkid Dunia Versi The Guardian
  • Share