Rabab Babiola akan Tampil di Gubernuran Sumbar

  • Share

BuliranNews, PADANG – Sumatera Barat tak hanya punya kuliner yang sangat nikmat untuk dimakan, namun juga sejumlah budaya yang tak kalah memesonanya. Salah satu diantaranya adalah rabab babiola. Kesenian ini, sebenarnya cukup eksis di Pesisir Selatan, Solok Selatan dan Padang Pariaman.

Memang tak bisa dipungkiri, kebudayaan merupakan investasi masa depan dalam membangun peradaban dan karakter bangsa. Untuk melestarikanya tidak cukup dilakukan para pelakunya semata. Dibutuhkan langkah strategis melalui upaya campur tangan pemerintah untuk pelindungan, pengembangan, pemanfaatan dan pembinaan.

Terkait budaya Rabab Babiola, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) melalui Dinas Kebudayaan telah berhasil mencatatkan kesenian ini sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia (WBTbI) bersama 40 karya budaya Sumatera Barat lainnya. Rabab ditetapkan pada tahun 2015 dan Babiola pada tahun 2019.

Gubernur Sumbar, Buya mahyeldi ternyata punya cara unik untuk menjaga warisan itu. Rabab babiola akan diajak tampil di Kompleks Gubernuran Sumbar dalam acara-acara khusus.

“Seni musik tradisi rabab-babiola merupakan hasil kebudayaan yang jadi identitas kita. Salah satu upaya agar hasil kebudayaan terus tumbuh dan berkembang ialah pelestarian. Saya minta, yang terbaik untuk tampil di Gubernuran,” katanya.

Hal itu dikatakan Buya Mahyeldi, disela pembukaan kegiatan pertunjukan hasil pendampingan Rabab/Babiola di Kanagarian Sungai Liku Pelangai, Kecamatan Ranah Pesisir, Kabupaten Pesisir Selatan pada Minggu (26/9) lalu.

Kepala Dinas Kebudayaan Sumbar, Gemala Ranti dalam kesempatan itu mengatakan, pelatihan rabab babiola sendiri telah dilakukan dalam 20 kali pertemuan yang diikuti oleh 5 kelompok.

“Selain pelatihan langsung, juga akan dibuatkan buku ajar (buku saku) & program tutorial serta publikasi di media. Kegiatan pengembangan dan pembinaan seni dan budaya ini diusulkan melalui pokok pikiran anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat Bapak Supardi,” jelasnya. (*/rel)

Baca Juga   Bermasalah, 13 Prajurit Bhayangkara di Maluku Dipecat
  • Share