Covid-19 Meledak, Limbah Medis di Jakarta Naik 200 %

  • Share

BuliranNews, JAKARTA – Dinas Lingkungan Hidup (LH) DKI Jakarta mencatat limbah medis Covid-19 naik signifikan selama lonjakan gelombang kedua. Hal itu terjadi dalam rentan waktu 3 bulan terkahir.

“Lonjakan itu pasti sangat signifikan terjadi pada Juni, Juli, Agustus. Terjadi lonjakan yang sangat tinggi. Saat itu kasus juga sangat tinggi sekali, otomatis lonjakan limbah sangat signifikan naik,” ujar Kepala Seksi Pengelolaan Limbah B3, Dinas Lingkungan Hidup Jakarta, Rosa Ambarsari di Cililitan, Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (27/9).

Rosa menyebutkan, limbah medis Covid-19 itu berasal dari tempat isolasi dan limbah rumah tangga.

“Kalau naik sebenarnya bisa sampai 200 persen lebih dari rumah sakit yang dikhususkan dalam menangani Covid-19,” ucapnya.

Rosa melanjutkan, untuk menangani limbah medis Covid-19 itu pihaknya mendapat mandat dari Gubernur DKI Jakarta sebagai penanggung jawab.

“Penanganan limbah Covid-19 juga menjadi tugas Dinas Lingkungan Hidup itu yang kami lakukan. Kita coba bekerja untuk rumah-rumah tempat isolasi,” tuturnya.(*/erh)

Baca Juga   Edan, Dana Desa Digunakan untuk Nambah Istri
  • Share