PBB Serukan Pemusnahan Senjata Nuklir

  • Share
This undated handout photo released by the Korean Central News Agency on January 5, 2009 shows a missile-firing drill at an undisclosed location in North Korea. Pyongyang's state media confirmed on May 25, 2009 that the country has "successfully" conducted an underground nuclear weapons test but gave no location for the trial. Meanwhile South Korean President Lee Myung-Bak called an emergency National Security Council meeting and, according to the presidential office, both South Korea and US intelligence authorities are analysing and closely monitoring the situation. AFP PHOTO / KCNA via KNS RESTRICTED TO EDITORIAL USE (Photo credit should read KCNA/AFP/Getty Images)

BuliranNews, NEW YORK – Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres, yang berbicara pada Hari Internasional untuk Penghapusan Total Senjata Nuklir, menyatakan senjata nuklir harus dilenyapkan dari dunia dan era baru dialog, harapan dan perdamaian harus dimulai.

Mengatasi ancaman senjata nuklir “sudah menjadi tugas utama PBB sejak awal. Pada 1946, resolusi Majelis Umum pertama mengupayakan ‘penghapusan persenjataan nasional senjata atom dan semua senjata utama lainnya yang dapat disesuaikan dengan pemusnahan massal’,” kata pejabat tertinggi PBB itu.

Pimpinan PBB menunjukkan bahwa meski secara keseluruhan jumlah senjata nuklir menurun selama beberapa dekade, tetapi sekitar 14.000 senjata di seluruh dunia masih ditimbun. Kondisi itu membuat dunia menghadapi “tingkat risiko nuklir paling tinggi,” dalam hampir empat dekade.

“Kini saatnya untuk mengusir ancaman ini selamanya, melenyapkan senjata nuklir dari dunia kita,” kata Guterres, “dan mengantarkan era baru dialog, harapan dan perdamaian bagi semua orang,” ucapnya. (*/rep)

Baca Juga   Pelukis Karikatur Nabi Muhammad Asal Denmark Meninggal
  • Share