Sehat dengan Wedang Uwuh

  • Share

HARUS diakui, di negeri ini sangat banyak minuman tradisional yang memiliki manfaat untuk tubuh. Sebagai contoh, ada wedang jahe, wedang ronde, wedang secang, dan wedang uwuh. Wedang uwuh adalah salah satu minuman tradisional yang kerap digunakan dalam pengobatan tradisional.

Wedang uwuh ini dalam Bahasa Jawa mempunyai arti yang unik, yakni wedang berarti “minuman” dan uwuh berarti “sampah”. Singkatnya dijuluki sebagai minuman sampah.

Penaamaan wedang uwuh diambil sebab penampilannya setelah diseduh atau direbus dengan air akan terlihat berantakan, seperti sisaan atau sampah rempah.

Apa itu wedang uwuh? Berikut penjelasan tentang bahan sampai manfaat dari wedang uwuh.

1. Bahan wedang uwuh Wedang identik dengan minuman hangat yang salah satu komposisinya menggunakan jahe, sama halnya dengan wedah uwuh.

Pada wedang uwuh pun juga digunakan tanaman herba bernama jahe. Selain jahe, ditambahkan pula kayu secang, cengkeh, kayu manis, pala, serai, kapulaga, dan gula batu atau gula pasir. Jahe dan kapulaga pada wedang uwuh, dapat memberikan sensasi hangat di tubuh sehingga minuman ini cocok diminum pada saat hujan atau saat santai di sore hari.

2. Manfaat wedang uwuh Kombinasi bahan dalam wedang uwuh sudah dikenal punya segudang manfaat untuk tubuh. Secara keseluruhan, wedang uwuh bisa mengobati penyakit seperti batuk, masuk angin, perut kembung, pegal linu dan menyegarkan badan.

Namun, jika dijabarkan manfaat dari setiap komposisi bahannya, ada lebih banyak lagi manfaatnya. Seperti penjelasan berikut.

Jahe

Rimpang satu ini tak hanya dikenal sebagai bumbu masakan. Jahe juga dikenal sebagai tanaman untuk obat alami. Sifatnya yang panas sering kali dimanfaatkan sebagai penghangat tubuh. Lebih dari itu, berdasarkan beberapa penelitian, jahe juga dapat melancarkan peredaran darah.

Baca Juga   Dawet Lawu Tawangmanu, Cendol Khas Karanganyar

Sifat antikoagulan (anti pembekuan darah) pada jahe dipercaya lebih kuat dari pada bawang putih atau bawang merah. Jahe juga dapat menurunkan kadar kolesterol dan tekanan darah tinggi pada tubuh.

Kayu manis

Kayu manis selain sebagai penambah aroma wedang lebih nikmat, juga memiliki sifat antioksidan. Campuran kayu manis dan jahe diyakini berkhasiat untuk meningkatkan daya tahan tubuh karena kandungan antioksidannya tinggi.

Cengkeh

Seperti kayu manis, cengkih juga termasuk herba yang bersifat hangat yang dapat memberikan aroma sekaligus sensasi rasa yang unik pada wedang uwuh.

Pala

Pala mengandung saponin, polifenol, dan flavonoi. Kandungan tersebut diteliti dapat menghilangkan nyeri, meredakan perut mulas karena masuk angin, melancarkan sirkulasi darah, dan mengatasi gangguan pada lambung.

Secang

Herba yang biasa disebut kayu secang (Caesalpinia sappan) ini telah lama dikenal sebagai bahan ramuan untuk mengobati berbagai penyakit, seperti sifilis, batuk darah, dan radang. Kayu secang juga sering digunakan sebagai campuran untuk minuman kesehatan dan penghangat badan.

Penelitian yang dilakukan di Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, mengungkapkan bahwa secang memiliki kemampuan antioksidan, antikanker, memperlancar peredaran darah, dan melegakan pernapasan.

Gula batu

Gula batu pada wedang uwuh digunakan sebagai pelengkap untuk memberikan rasa manis, tanpa membuang aroma sekaligus rasa asli bahan-bahan ramuan ini.

3. Cara membuat wedang uwuh

Wedang uwuh sanngat mudah dibuat dengan bahan-bahan yang mudah didapatkan. Semua bahan cukup diseduh dengan air mendidih atau direbus jika ingin membuat dalam ukuran banyak.

Setelah dicampur dan direbus, hasil wedang yang didapatkan akan berwarna coklat kemerahan yang muncul dari warna secang di dalamnya.

Aroma harum dari kayu manis dengan rasa hangat, pedas dan manis akan kamu dapatkan juga ketika meminum wedang uwuh.

Baca Juga   Es Lontrong Khas Slawi yang Legendaris

Penasaran ingin menikmati sajian wedang uwuh? Kamu bisa membuat sendiri seperti cara dibawah ini.

Cara membuat wedang uwuh

1. Bakar jahe, lalu digeprek hingga pipih. Didihkan air lalu masukan jahe untuk direbus hingga sarinya keluar.

2. Tambahkan cengkeh, kayu manis, pala, secang dan gula batu. Rebus semua bahan sampai mendidih, kurang lebih selama 15 menit.

3. Jika air sudah berwarna merah, angkat dan tuangkan dalam gelas. Selanjutnya wedang uwuh bisa dihidangkan dengan disaring atau tanpa disaring. Minuman ini bisa disimpan dan awet selama 3 – 5 hari di dalam kulkas. Wedang uwuh bisa disajikan panas atau tambahkan es batu untuk sensasi dingin.

4. Apa beda wedang uwuh dan wedang secang?

Wedang uwuh dan wedang secang sekilas tampak mirip karena sama-sama memiliki warna merah kecoklatan. Sebenarnya, kedua minuman ini memiliki bahan-bahan yang berbeda.

Benar bahwa keduanya adalah minuman jamu berwarna merah yang didapat dari secang tetapi salah satunya dominan berbahan kayu-kayuan dan yang lainnya dari rempah-rempah. Rempah pada wedang uwuh cenderung lebih lengkap dari wedang secang.

Sementara wedang secang adalah minuman panas yang bahan utamanya adalah serutan kayu secang, lalu dicampurkan dengan jahe, kapulaga, serai, daun pandan, kayu manis. Pada wedang uwuh, kayu secang hanya digunakan sebagai pewarna dan yang menjadi bahan utamanya adalah rempah-rempah lain. ***

 

 

 

 

 

  • Share