Omu, Minuman Tradisional Gorontalo yang Langka dan Melegenda

7. 1 omu | Buliran.com

JIKA Anda sedang berada di Gorontalo saat Ramadan, cobalah untuk mencicipi takjil yang satu ini. untuk buka oleh masyarakat setempat diberi nama . Minuman segar ini sudah menjadi khas Gorontalo yang sejak jaman dahulu kala.

Omu merupakan sajian minuman segar berbahan kelapa muda yang dicampur dengan berbagai bahan tradisional lainya seperti gula merah hasil permentasi aren, lalu dimasukan jelly yang terbuat dari tepung sagu.

“Terakhir kita tambah es batu. Sudah pasti akan sangat segar rasanya,” kata Yani Pakaya, salah seorang pedagang Omu yang berada di Kota Gorontalo saat ditemui beberapa waktu lalu.

Harganya pun cukup terjangkau, satu gelas minuman Omu hanya dibandrol dengan dengan harga sekitar Rp5 ribu hingga Rp8 ribu saja, tergantung campuran minumanya, makin banyak campuran seperti ditambahkan susu dan buah-buahan lainya, maka makin tinggi pula harganya.

Selain rasanya yang segar, ternyata minuman omu merupakan minuman legendaris yang sudah ada sejak lama dan menjadi minuman tradisional masyarakat Gorontalo kala itu. Minuman ini sudah ada sejak jaman permesta yang diprediksikan sekitar tahun 1957.

“Bahkan dulu bahan bakunya hanyalah kelapa muda dan gula aren saja, tidak seperti sekarang,” jelas Yani.

7. omu | Buliran.com

Selain dikenal sejak lama, minuman ini juga dipercaya berkhasiat untuk diantaranya mengobati penyakit batu ginjal dan penyakit maag. Seiring berjalanya waktu, menu asli omu sudah mulai dimodifikasi dengan bahan baku lainnya.

“Sudah lama omu memang . Apalagi saat ramadan di rumah saat buka puasa pasti hidanganya ada minuman ini,” ungkapnya.

Namun menurut Yani, eksistensi minuman tradisional ini mulai tergerus dengan munculnya olahan minuman lain yang bahan bakunya mudah didapatkan di toko dan minimarket. Bahkan kurangya pembeli membuat sebagian pedagang sudah tak lagi menjual minuman legendaris ini.

Baca Juga   Buto Ijo? Gak Usah Takut, Ini Es Segar Jawa Timuran

“Banyaknya olahan minuman instan saat ini, orang-orang sudah tidak lagi melirik minuman ini,” tutur Yani.

Sementara Mardan Lopuo, salah satu warga Gorontalo mengatakan, olahan minuman Omu yang asli saat ini sudah sangat sulit didapatkan di wilayah Kota Gorontalo. Olahan omu saat ini hanya bisa di dapatkan di daerah-daerah terpencil.

“Sudah sulit didapatkan, hanya di desa terpencil saja yang masih mempertahankan kulinner ini,” tandasnya. ***