Jaringan Internet tak Bisa Diakses Jutaan Siswa di Asia Selatan

Avatar Of Teddy Chaniago
12. Akses | Buliran.com

BuliranNews, NEW DELHI – Lembaga PBB yang bertugas terhadap persoalan anak-anak, UNICEF mengatakan bahwa ratusan juta anak di Asia Selatan mengalami kekurangan koneksi internet.

Hal ini tentunya menjadi sebuah kendala bagi mereka untuk mengikuti pembelajaran jarak jauh selama pandemi Covid-19. Untuk itu, UNICEF menyarankan pihak berwenang harus memprioritaskan pembukaan kembali sekolah yang aman dan tetap mengedepankan protokol kesehatan.

“Penutupan sekolah di Asia Selatan telah memaksa ratusan juta anak dan guru beralih ke pembelajaran jarak jauh di wilayah dengan konektivitas (internet) rendah. Bahkan ketika sebuah keluarga memiliki akses ke teknologi, anak-anak tidak selalu dapat mengaksesnya. Akibatnya, anak-anak mengalami kemunduran besar dalam perjalanan belajar mereka,” kata Direktur Regional UNICEF untuk Asia Selatan, George Laryea-Adjei.

Baca Juga   Satu Kelas Berisikan 19 Siswa Bernama Muhammad! Kok Bisa?