Catat Guys, Empat Mobil Baru akan Mengaspal di Indonesia Bulan Ini

  • Share

SEJUMLAH pabrikan otomotif masih akan meluncurkan produk barunya hingga akhir tahun ini atau awal tahun depam. Bukan hanya facelift atau tampilan baru, namun juga mengeluarkan mobil benar-benar anyar.

Teranyar, Maxindo Renault Indonesia (MRI) resmi merilis SUV compact Kiger pada akhir bulan lalu. Mobil asal Prancis itu tertarik dengan besarnya pasar Indonesia dan siap bersaing melawan mobil Jepang seperti Daihatsu Rocky, Toyota Raize, dan Nissan Magnite di Indonesia, sebagai SUV Compact.

Masih ada sejumlah mobil baru yang akan rilis, berikut daftarnya:

1. Morris Garage (MG)

MG sudah memberi pengumuman resmi bahwa akan ada peluncuran mobil anyar pada pada besok, Kamis (9/9/21). Pabrikan asal Inggris ini memang tidak menyebutkan secara detil mobil apa yang akan meluncur. Namun, dari tampilan gambar mobil yang disebar, nampaknya yang bakal rilis adalah mobil berjenis Sport Utility Vehicle (SUV).

MG sendiri baru merilis MG ZS pada Maret 2020, sejak peluncurannya belum ada sentuhan penyegaran sama sekali. Sejumlah desain kemungkinan bakal berubah, salah satunya adalah grille dan lampu depan yang berbeda. Bila grille depan ZS saat ini terpisah dengan bumper, maka model terbaru akan menyatu dengan bumper.

Dari sisi harga saat ini, banderol MG ZS tak sampai Rp 300 juta, yakni mulai Rp 255 jutaan. Berikut harga on the road Jakarta dan tipe MG ZS:

– MG ZS Excite: Rp 255.800.000
– MG ZS Ignite: Rp 289.800.000.

2. Suzuki S-Presso

Pergerakan Suzuki S-Presso untuk masuk Indonesia mulai tercium. Mobil ini sudah lebih dulu meluncur di India lebih dulu pada 2019 lalu.

Suzuki S-Presso juga muncul pada website Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kemenkumham. Dalam pangkalan data kekayaan intelektual terlihat nama S-Presso didaftarkan Suzuki Motor Corporation sejak 25 Maret 2021.

Baca Juga   Interpol Tahan 1.400 Orang Terkait Judi Bola Ilegal Selama Euro 2020

Suzuki S-Presso didaftarkan dengan nomor permohonan DID2021020609. Penamaan S-Presso ditunjukkan untuk berbagai komponen pada mobil, mulai dari suspensi, tangki bahan bakar, kaca spion, rem, tuas transmisi, dan lain sebagainya.

Salah satu yang paling menarik dari mobil ini adalah soal banderolnya. Harga mobil ini di India tak lebih dari Rp 100 juta. Dikutip Carwale, Suzuki S-Presso paling murah dijual 439 ribu Rupee atau sekitar Rp 85 jutaan. Sedangkan tipe tertingginya 536 ribu Rupee atau sekitar Rp 103 jutaan. Ketika masuk ke Indonesia, kemungkinan besar harganya akan berbeda tipis.

3. Honda N7X

Honda juga akan memperkenalkan mobil terbarunya, yakni Honda N7X, yang juga berpotensi menjadi pesaing baru bagi Toyota Avanza atau bahkan Toyota Kijang Innova. N7X Concept ini diperkenalkan di Main Atrium, Trans Studio Mall Bandung pada 10 – 13 Juni 2021 lalu.

Rencananya mobil ini akan dirilis untuk pasar Indonesia pada acara Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS). Namun seiring dengan mundurnya acara itu, peluncuran N7X pun akan ikut mundur.

“GIIAS N7X diundur lagi sampai November (2021). Memang saya pernah bicara N7X kita tunggu di GIIAS, pada dasarnya memang kami tetap mendukung GIIAS walau diundur sampai November dengan pengenalan produk di ajang ini,” kata Business Innovation and Sales & Marketing Director PT Honda Prospect Motor (HPM) Yusak Billy.

Dari spesifikanya, memang N7X lebih condong sebagai pesaing Innova dengan klaim dilengkapi fitur premium. Dari lekukan mobil ini terlihat seperti paduan sport utility vehicle (SUV) dan multi purpose vehicle (MPV) dan digadang-gadang sebagai penerus Mobilio yang mulai meredup pamornya, bahkan bisa jadi masuk segmen di atasnya sebagai medium MPV.

Baca Juga   Tak Kenal Mangsa, Mesin Tempel Juga Disikat Maling di Muko-Muko

4. Hyundai Stargazer

Hyundai Stargazer digadang-gadang bakal mengaspal di pasar Indonesia dalam beberapa waktu ke depan sebagai pesaing Avanza. Chief Operating Office (COO) Hyundai Motor Asia Pacific, Lee Kang Hyun tidak menyanggah atau menyetujui potensi calon saingan Avanza itu bakal hadir di Indonesia.

“Iya MPV-nya mungkin tahun depan kali,” kata Vice President of Hyundai Motor Asia-Pacific Hong Kong, Lee Kang Hyun kepada CNBC Indonesia, dikutip Rabu (8/9/2021).

Ihwal kedatangan Stargazer telah terdaftar di situs Pangkalan Data Kekayaan Intelektual yang dikelola Kementerian Hukum & HAM Indonesia. Stargazer terdaftar di Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) dengan nomor id permohonan DID2020072199 dan tanggal permohonan 20 November 2020.

Pada laman DJKI disebutkan Stargazer masuk ke dalam kategori bus bermotor, mobil, mobil listrik, mobil sport, truk, van [kendaraan]. Pemilik nama Stargazer tertulis Hyundai Motor Company yang beralamat di Korea Selatan. ***

  • Share