Coki Pardede, Kontroversi Si Tukang Banyol

  • Share

BuliranNews, JAKARTA – Jika selama ini banyolan Coki Pardede di acara Komika televisi banyak mengundang decak tawa dan kagum para pemirsa, nah kali ini si tukang banyol justru menjadi sorotan dengan kontroversi yang diperbuatnya. Dimana karena ulahnya yang hidup berdampingan dengan sabu, sang komika harus berurusan dengan polisi.

Pria bernama asli Reza Pardede itu, menjadi perbincangan hangat warganet, saat dia ditangkap oleh Satuan Narkoba Polres Metro Tangerang Kota karena kepemilikan narkoba jenis sabu.

Nama Coki naik daun setelah jadi kontestan ajang pencarian bakat Stand Up Comedy Indonesia Season 4 pada 2014 dan Stand Up Comedy Academy season 2 pada 2016. Materi stand up comedy Coki membuat sebagian orang terhibur. Tetapi materi itu juga kadang menimbulkan kegaduhan di media sosial.

Walau gagal menjadi juara di ajang tersebut, Coki melanjutkan karir dengan aktif membuat konten di YouTube. Coki menekuni dunia konten YouTube bersama alumnus Stand Up Comedy Indonesia lainnya, Tretan Muslim. Keduanya menggarap channel YouTube bernama Majelis Lucu Indonesia.

Aksi keduanya menarik perhatian bukan cuma karena kelucuannya, melainkan pernah dianggap menistakan agama pad 2018. Penyebabnya, ia mengunggah video cara memasak daging babi. Akibat kontroversi itu, Coki dan Tretan dikabarkan undur diri dari Majelis Lucu Indonesia hingga menghilang sementara dari dunia hiburan.

Coki dan Tretan kembali ke dunia hiburan lewat beberapa konten pada awal 2019. Coki tercatat sebagai lulusan Sastra Inggris di Universitas Gunadarma.

Selain itu, Coki sempat bermain peran di sejumlah film dan sinetron. Di antaranya serial Malam Minggu Miko 2 bersama komika Raditya Dika dan Andovi da Lopez. Lalu, film Cek Toko Sebelah, Dimsum Martabak, Gila Lu Ndro!.

Baca Juga   Covid-19 Meledak, Limbah Medis di Jakarta Naik 200 %

Polres Tangerang Kota menangkap Coki Pardede terkait kasus penyalahgunaan narkoba di kediamannya, klaster Foresta, Tangerang Selatan, pada Rabu (1/9) malam.

“Tanggal 1 tadi malam di Tangerang Selatan,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus, saat dikonfirmasi awak media, Kamis (2/9). (*/rpl)

 

  • Share