Teluk Bogam nan Menawan & Eksotis

Avatar Of Teddy Chaniago
4. Bogam 3 | Buliran.com

BUMI Kalimantan Tengah seakan tidak berhenti mengejutkan wisatawan lewat pesona baharinya yang begitu memukau, salah satunya Teluk Bogam. Teluk cantik dan eksotis andalan Kotawaringin Barat.

Teluk Bogam bisa dikatakan sebagai salah satu bukti nyata bahwa tanah Kalimantan memang istimewa. Sajian pesona alamnya berhasil membuat wisatawan terkesima dan takjub akan kekuasaan Tuhan. Apa yang membuat teluk cantik di Kotawaringin Barat (Kobar) begitu istimewa? Daripada penasaran, silahkan simak ulasan singkat berikut.

4. Bogam 21 1 | Buliran.com

Sejarah Singkat Teluk Bogam Kobar

Namanya yang unik, didapatkan dari keadaan serta bentuk desa yang berada tepat di dalam teluk dan memiliki tanjung yang diberi nama Tanjung Penghujan. Ketika berjalan ke teluk tersebut, Anda akan dibuat takjub karena wilayahnya yang dihiasi dengan batang Bogam tampak tumbuh subur. Banyaknya tumbuhan Bogam, masyarakat kemudian menjulukinya sebagai Teluk Bogam.

Pohon bogam sendiri merupakan tanaman yang menyerupai pohon Bakau atau mangrove. Anda bisa menyaksikan keunikannya melalui jalur darat selama kurang lebih 2 jam perjalanan jika bertandang dari Kota Pangkalan. Namun cukup disayangkan, karena kawasan wisata ini masih belum terawat dengan baik.

Meski demikian, tingginya minat wisatawan melihat keunikan dan keindahannya secara langsung terasa lebih besar. Melihat antusias masyarakat mengunjunginya, diharapkan Pemerintah setempat lebih fokus mempedulikan infrastruktur kawasan tersebut. Pasalnya teluk cantik ini dianggap memiliki potensi sebagai destinasi wisata populer.

Di balik keindahannya, tidak banyak yang tahu bagaimana sejarah dari Teluk Bogam itu sendiri. Sebenarnya desa satu ini dulunya pernah menjadi tempat tinggal bagi 1934 jiwa, sebelum akhirnya diubah menjadi desa definitif. Mayoritas penduduknya berasal dari suku Bugis. Pernyataan ini diperkuat dengan ditemukannya makam alm. Andi Manasa.

Baca Juga   Pulau Mayo, Sihir dari Sumbawa

Teluk yang dikenal akan keindahannya ini pula yang menjadi saksi bisu adanya peperangan antara warga lokal dengan penjajahan Belanda. Pada tahun 1943 silam, peperangan merebut kemerdekaan dipimpin oleh panglima perang bernama Said Husin Hamzah. Beliau memimpin warga sekitar dengan gagah berani dalam menumpas kaum penjajah.

Keberaniannya dalam melawan penjajah sangat dikagumi oleh masyarakat sekitar. Bahkan kini namanya telah diabadikan menjadi sebuah jalan utama yang berada di Desa Teluk Bogam. Pemberian nama tersebut menandakan bahwa masyarakat tidak akan pernah melupakan sosok gagah berani tersebut sepanjang masa.

Said Husin Hamzah atau akrab disebut Surgi Dewan memiliki kebiasaan menunaikan sholat di sebuah masjid. Sayangnya tempat ibadah tersebut sempat dibakar oleh para pasukan Belanda. Walaupun demikian, bangunan tersebut tidak tersulit api sedikitpun dan hanya menyisakan bekas hitam saja. Sejak saat itulah namanya melegenda walaupun kini sudah jarang didengar kembali.

Daya Tarik yang Dimiliki Teluk Bogam

Banyak wisatawan yang bertanya tanya mengapa teluk satu ini begitu istimewa dibanding teluk di daerah lainnya. Namun ketika berkunjung kesana secara langsung, Anda bisa mengetahui alasan di balik keistimewaannya. Pasalnya di tempat ini, wisatawan akan disuguhkan dengan pesona keindahan matahari terbenam dan terbit dalam waktu bersamaan.

Fenomena unik ini merupakan peristiwa langka dan tidak akan pernah bisa ditemukan di tempat wisata bahari lainnya. Kemudian masyarakat sekitar pun meyakini bahwa fenomena tersebut merupakan roh dari daya tarik pantai cantiknya. Keunikan inilah yang berhasil membuatnya menarik perhatian masyarakat dari berbagai penjuru tanah air.

Masih berada di tempat yang sama, Anda bisa menjadikannya sebagai destinasi wisata unik berkat hamparan pasirnya sepanjang 3 km. Hamparan pasir indah tersebut berada tepat di tengah pantainya yang diberi nama Gosong Baras Basah. Berkat keunikannya, banyak wisatawan dari berbagai daerah tertarik melihat keindahannya dari mata kepala sendiri.

Baca Juga   Segara Anak: Si Cantik Pemikat Mata di Gunung Rinjani

Berkat keindahan Gosong Baras Basah, bahkan dipercaya masyarakat mampu mendongkrak perekonomian warga sekitar apabila dikelola dengan serius. Bahkan sejak tahun 1991 silam, destinasi wisata ini tidak pernah sepi dikunjungi wisatawan dari berbagai daerah. Justru kawasan wisata semakin dipadati pengunjung terutama saat musim libur tiba.

Apabila tertarik mengunjungi Gosong Baras Basah, Anda bisa mendatangi Pantai Teluk Bogam terlebih dahulu. Setelahnya perjalanan dilanjutkan selama 20 menitan dengan menggunakan kelotok yang disewakan oleh warga sekitar. Ketika hampir sampai di lokasi wisatanya, terlihat sebuah hamparan pasir di tengah laut yang kerap dihinggapi oleh Burung Camar.

4. Bogam | Buliran.com

Aktivitas yang Menarik Dilakukan di Teluk Bogam

Banyak cara yang bisa dilakukan untuk menikmati keindahan Teluk Bogam, salah satunya dengan duduk santai di gazebo yang telah disediakan. Disini pengunjung bisa merasakan angin semilir mulai menyapa sejak menapakkan kaki di kawasan wisatanya. Hanya dengan duduk santai sambil menghadap hamparan lautan lepas, pikiran yang lelah perlahan sirna.

Di tempat ini pula, para wisatawan bisa bermain dengan pasir putihnya yang terasa lembut ketika terkena permukaan kulit. Walaupun airnya tidak terlalu jernih, namun sudah cukup menghadirkan rasa segar ketika mencoba memainkannya. Bahkan kawasannya dihiasi dengan pepohonan rindang yang menambah kesan asri dan sejuk.

Pihak pengelola juga menyediakan spot khusus yang bisa dimanfaatkan sebagai area khusus untuk beristirahat sejenak. Disinilah pengunjung bisa duduk manis sambil menikmati semilir angin yang sesekali menerka tubuh. Lokasinya sendiri dihiasi dengan pepohonan rindang, sehingga Anda tidak akan merasa kepanasan ketika berada disana.

Rindangnya pepohonan di sekitar area istirahat, berhasil membuat wisatawan betah berada disana. Pasalnya mereka dapat bersantai di bawah pohon, sambil menyantap aneka kuliner lezat untuk mengisi energi kembali. Bahkan beberapa pengunjung menjadikannya sebagai area terbaik untuk tidur sambil menikmati alamnya yang menenangkan.

Baca Juga   Calok, Kuliner Unik Khas Kampung Tua Segeram, Natuna

Selain menikmati keindahan alamnya, ternyata kawasan wisata ini juga dijadikan sebagai tempat mengembangbiakkan madu kelulut. Bukan hanya wisatawan dalam negeri, bahkan banyak pula wisatawan asing yang tertarik menikmati madu asli dari sarangnya secara langsung. Tidak hanya lezat, para wisatawan juga bisa mendapatkan khasiat madu ketika mengkonsumsinya.***