Teknologi akan Jadi “Pekerja Utama” di 2025

Avatar Of Teddy Chaniago
13. Robot | Buliran.com

BAGI ANDA yang selama ini menjadi pekerja, sebaiknya mulailah meningkatkan kualitas diri dengan berbagai hal yang bisa mendukung untuk meningkatkan kinerja.

Sebab, World Economic Forum memperkirakan pada 2025 mendatang, akan ada 85 juta lapangan kerja yang hilang karena digantikan teknologi, terutama untuk pekerjaan yang bersifat repetitif.

“Kita tahu bahwa dunia sedang bergerak sangat cepat untuk transformasi digital,” kata Staf Khusus Menteri Kominfo bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia, Dedy Permadi, dalam konferensi pers Pengembagan Talenta Digital untuk Percepatan Hilirisasi Ekonomi Digital, Jumat, (13/8).

Menurutnya, meski teknologi akan menggantikan fungsi manusia, namun sebaliknya, berkat teknologi, diperkirakan pada tahun tersebut akan ada 97 lapangan kerja yang muncul. Masa kini, pekerjaan yang muncul berkat teknologi antara lain adalah ilmuwan data (data scientist), spesialis big data dan spesialis kecerdasan buatan.

“Merespons ini, pemerintah perlu bergerak cepat,” kata Dedy.

‚Äč‚ÄčOleh karena itu Talenta digital pun menjadi salah satu pilar dalam agenda percepatan transformasi digital nasional. Selain talenta digital, diperlukan juga sinergi dengan infrastruktur telekomunikasi, pemerintahan digital dan ekonomi digital untuk transformasi digital.

Indonesia setidaknya membutuhkan 9 juta talenta digital hingga 2030 nanti. Demi mencetak talenta digital, menurut Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Kominfo, Hary Budiarto, terdapat tiga tingkatan.

Dilansir dari Antara, tingkat yang paling dasar berupa literasi digital, untuk meningkatkan kemampuan dasar digital masyarakat agar mereka tidak mudah terpengaruh konten negatif.

Program literasi digital dari Kominfo ini diwujudkan melalui Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) Siberkreasi, menyasar jutaan peserta dari masyarakat umum

Pada tingkat menengah, Kominfo menyiapkan program Digital Talent Scholarship untuk mahasiswa, masyarakat umum, profesional, guru dan siswa Sekolah Menengah Kejuruan hingga aparatur sipil negara.

Baca Juga   IIF 93 SMA 2 Solok Barayo, Kompak dan Sukses Selalu

Melalui program ini, Kominfo ingin menambah keterampilan dan daya saing, terutama untuk tingkat teknis. Kementerian menyiapkan sekitar 103 tema dalam Digital Talent Scholarship. (*/drm)

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.