Pasar IoT Indonesia Tahun 2021 Didominasi Smarthome

Avatar Of Teddy Chaniago
13. Pasar | Buliran.com

PERKEMBANGAN industri Internet of Things (IoT) di seluruh dunia, termasuk Indonesia hingga saat ini semakin berkembang pesat. Bagi yang belum tahu, IoT sendiri merupakan program dimana sebuah objek memiliki kemampuan untuk mentransmisikan atau mengirimkan data melalui jaringan tanpa menggunakan bantuan perangkat komputer dan manusia. IoT terdiri dari hardware dan software.

Perangkat IoT seperti dikutip dari Selulalr. Id, kini semakin beragam jenisnya yang menyasar segmen B2B (Business to Business) dan B2C (Business to Customer). Sejauh ini produk IoT B2C yang paling banyak digunakan oleh masyarakat di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Karena produk IoT paling sering digunakan untuk aktivitas rutin sehari-hari seperti bekerja, sekolah dan lainnya.

Device IoT yang paling sering digunakan masyarakat yaitu wearable device, aksesoris peripheral, produk smarthome dan lainnya. Bisnis IoT di seluruh dunia, termasuk Indonesia juga semakin berkembang pesat.

Canalys menyebutkan bahwa selama tahun 2020, perangkat IoT B2C seperti smart personal audio dan wearable band devices terus mengalami peningkatan. Smart personal audio tumbuh 20% di tahun 2020 mencapai 432 juta unit. Sementara wearable band tumbuh 10% mencapai 185 juta unit.

Pada kuartal empat 2020, Canalys mencatat perangkat smart personal audio dan wearable seperti TWS dan smartwatch menjadi perangkat utama yang paling banyak digunakan masyarakat di seluruh dunia, termasuk Indonesia sebagai pendamping smartphone.

Baca Juga   Ekonomi Indonesia Mulai Bergerak, Maluku Utara Tertinggi Papua Barat Terendah