Göbekli Tepe, Bangunan Tertua di Dunia yang Dibangun Pada 9.600 SM

Avatar Of Teddy Chaniago
1. Gobek | Buliran.com

SEJUMLAH sumber mencatat Göbekli Tepe adalah bangunan tertua di dunia. Situs yang kemungkinan digunakan sebagai ritual ini, diprakirakan berdiri sekitar 9600-8200 SM.
Göbekli Tepe terletak di pegunungan Germuş di Anatolia tenggara, sebuah kawasan di Asia Barat Daya yang saat ini disebut Turki.

Menurut UNESCO, bangunan ini menyajikan struktur megalitik bulat-oval dan persegi panjang yang monumental. Terdapat pilar khas berbentuk T dengan ukiran gambar binatang liar.

Bentuk ini memberikan wawasan tentang cara hidup dan kepercayaan orang yang tinggal di Mesopotamia Atas sekitar 11500 tahun yang lalu.

Sejarah mencatat, Göbekli Tepe didirikan oleh masyarakat pemburu-pengumpul di zaman Neolitik Pra-Tembikar. Para ilmuwan menyebut, besar kemungkinan bangunan ini sifatnya untuk pemakaman. Ada juga yang menyebutnya kuil untuk pemujaan.

Melansir World History, Göbekli Tepe pertama kali ditemukan oleh seorang arkeolog Jerman, Klaus Schmidt, yang sebelumnya bekerja di situs dan penggalian Nevalı Çori. Ia menemukan sebuah kuil yang berisi pilar-pilar setinggi 3 meter yang terletak di bundaran.

Setiap pilar batu kapur monolitik tersebut berbentuk T berisi ukiran relief hewan, seperti kijang, ular, rubah, dan singa, serta karakter dan ikon abstrak.

Tulang belulang yang ditemukan di sekitar situs tersebut menunjukkan bahwa bukit itu digunakan untuk upacara pengorbanan manusia.

Ilmuwan juga menyebutkan, para pemburu-pengumpul yang membangun kuil tersebut hidup jauh lebih awal sebelum mengenal tulisan, logam, atau tembikar.

Bahkan arkeolog mengira umat manusia pada saat itu belum berkumpul untuk beribadah dengan cara pengorbanan.

Namun, para pemuja Neolitik ini memberi temuan baru mengenai sistem kepercayaan pada saat itu. Tidak diketahui bagaimana mereka mengorganisir diri dan menemukan sebuah cara untuk memotong dan mengangkut pilar batu seberat 16 ton ke atas bukit dan menatanya dalam pola ritual yang melingkar.

Baca Juga   Mungkin Anda Belum Tahu? Ini Lho Keunikan Rumah Gadang

Arkeolog juga menemukan sejumlah alat batu Neolitik di bukit sekitar situs tersebut. Alat-alat ini kemungkinan digunakan untuk membangun situs keagamaan. Bangunan tertua ini telah terdaftar di UNESCO sebagai Situs Warisan Dunia. ***