Jangan Asal, Ini Syarat Bengkel Konversi Motor Listrik

Avatar Of Teddy Chaniago
8. Konversi | Buliran.com

KONVERSI sepeda motor konvensional ke motor listrik sedang ramai belakangan ini, terlihat beberapa motor Vespa klasik yang sudah bertenaga listrik.

Konversi motor konvensional ke motor listrik ternyata tidak bisa dilakukan semua bengkel loh. Bengkel konversi harus punya sertifikat khusus Terdapat beberapa syarat agar bengkel bisa melakukan konversi motor konvensional ke motor listrik, apa saja syaratnya? Simak yuk!

Seperti dilansir dari media sosial Kementerian Perhubungan, sebuah bengkel harus memiliki sertifikat khusus untuk bisa melakukan konversi dengan beberapa syarat:

  • Bengkel konversi diharuskan punya minimal 2 orang teknisi, satu teknisi perawatan dan satu lagi teknisi instalatur.
  • Teknisi tersebut punya pengetahuan dan kemampuan di bidang teknologi otomotif, elektronika, dan berpengalaman minimal 2 tahun sebagai teknisi kendaraan bermotor.
  • Bengkel harus memiliki peralatan khusus untuk instalasi sistem penggerak motor listrik pada sepeda motor.
  • Bengkel juga harus memiliki peralatan tangan dan peralatan bertenaga mesin.
  • Bengkel diharuskan punya peralatan uji perlindungan sentuh listrik, untuk keamanan konversi.
  • Harus memiliki peralatan uji hambatan isolasi.
  • Diharuskan memiliki mesin fabrikasi komponen pendukung instalasi.
  • Bengkel dilengkapi dengan fasilitas keamanan dan keselamatan kerja.

Banyak juga persyaratan nya ya, nah persyaratan tersebut tertulis juga di Peraturan Menteri Perhubungan RI Nomor PM 65 Tahun 2020. Peraturan tersebut berisi tentang Konversi Sepeda Motor dengan Penggerak Motor Bakar Menjadi Sepeda Motor Berbasis Baterai.

Ketika syarat sudah terpenuhi, maka bengkel bisa mengajukan sertifikat bengkel konversi kepada Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan. Nah demikianlah informasi mengenai syarat bengkel konversi motor konvensional ke motor listrik.***

 

Baca Juga   Bikin Melongo, Ini Deretan Jeep Paling Mahal Sejagad