Ketua Dewan Pers Meninggal Dunia, Ranahminang Berduka

Avatar Of Teddy Chaniago
1. Ketua Dewan Pers Azyumardi Azra | Buliran.com

BuliranNews, SELANGOR– Ketua Dewan Pers Prof Azyumardi Azra meninggal dunia. Tokoh nasional asal Ranahminang ini, wafat setelah sebelumnya menjalani perawatan di rumah sakit di Selangor, Malaysia.

“Benar. Saya konfirmasi ke istri beliau yang berada di sana. Sekarang jenazahnya sedang diurus kedutaan,” kata Ketua Komisi Penelitian, Pendataan, dan Ratifikasi Dewan Pers, Ninik Rahayu, Minggu (18/9).

Sebelumnya, pihak KBRI telah menjenguk Azyumardi yang sedang dirawat. Pihak KBRI Kuala Lumpur sempat berupaya merujuk cendekiawan muslim itu ke RS di ibu kota Malaysia, Kuala Lumpur.

Azyumardi Azra akan dirujuk ke Kuala Lumpur setelah ada konfirmasi dari pihak RS yang akan menerima. Dia mengatakan pihak keluarga mantan Rektor UIN Syarif Hidayatullah itu juga akan datang ke Malaysia.

“Kita minta ekstra-perhatian dari pihak RS. Kita sudah mintakan supaya dipindahkan ke ICU atau ke RS lain yang lebih baik,” katanya.

Kepergian Prof Azyumardi, tak hanya jadi duka mendalam bagi kalangan pers tanah air dan civitas akademi UIN Syarif Hidayatullah yang pernah dipimpinnya. Namun juga membuat awan kelabu membubung di langit Ranahminang. Bagaimana tidak, dengan kejeniusan dan kepakarannya, nama Azyumardi melambung ke pentas nasional.

Pria kelahiran Lubuk Alung Padang Pariaman, Sumatera Barat pada 4 Maret 1955 ini, tak hanya cakap dalam ilmu akademis. Namun ayah empat anak dari istri tercinta bernama Ipah Farihah ini juga mumpuni dalam hal ilmu agama dan budaya.

“Ranahminang pastinya berduka dengan kepergian Prof Azyumardi Azra. Beliau seorang tokoh senior kebanggaan Sumatera Barat. Semoga beliau pergi dalam keadaan husnul khatimah dan diampuni segala kesalahannya. Atas nama DPP Induk Keluarga Minangkabau, saya menyampaikan duka yang mendalam atas meninggalnya Prof Azyumardi Azra. Semoga keluarga yang ditinggalkan tabah menerima musibah ini,” kata Sekretaris Jenderal DPP Induk Keluarga Minangkabau, Bundo Hj Yemmelia. (*/ted/dtc)