Apa Itu Negara Persemakmuran Inggris? dan Siapa Anggotanya?

Avatar Of Teddy Chaniago
Apa Itu Negara Persemakmuran Inggris? Dan Siapa Anggotanya?
Apa Itu Negara Persemakmuran Inggris? dan Siapa Anggotanya?

NEGARA persemakmuran Inggris atau Commonwealth adalah persatuan secara sukarela negara-negara berdaulat yang didirikan maupun pernah dikuasai oleh Kerajaan Inggris.

Setiap anggota dari negara persemakmuran Inggris memiliki pemerintahannya sendiri. Namun, mereka bersatu karena memiliki tujuan yang sama yaitu saling mendukung dan memberi bantuan. Negara persemakmuran Inggris ini mengakui Raja Inggris sebagai kepala simbolis dari asosiasi mereka.

Persemakmuran terdiri dari 56 negara anggota dari Afrika, Asia, Eropa, dan Pasifik, serta memiliki populasi lebih dari 2,4 miliar orang. Britania Raya atau Inggris Raya mendirikan persemakmuran Inggris pada tahun 1926 dan diresmikan pada tahun 1931. Anggota pertamanya adalah Kanada yang bergabung pada tahun 1931.

Menyusul 54 anggota lainnya, Gabon dan Togo menjadi anggota persemakmuran Inggris pada tahun 2022, yang sekaligus menjadi anggota ke-55 dan ke-56.

Berikut ini daftarnya, dikutip dari The Commonwealth :

Eropa:

  • Britania Raya
  • Cyprus

Amerika:

  • Kanada

Pasifik:

  • Australia
  • Selandia Baru
  • Papua Nugini
  • Kiribati
  • Fiji
  • Nauru
  • Kepulauan Solomon
  • Samoa
  • Tonga
  • Tuvalu
  • Vanuatu

Karibia:

  • Bahamas
  • Antigua dan Barbuda
  • Barbados
  • Dominika
  • Belize
  • St. Lucia
  • St. Vincent dan Grenadines
  • Trinidad dan Tobago
  • Jamaika
  • Grenada
  • Guyana

Afrika:

  • Afrika Selatan
  • Tanzania
  • Uganda
  • Zambia
  • Kenya
  • Malawi
  • Lesotho
  • Botswana
  • Kamerun
  • Gambia.
  • Ghana
  • Malta
  • Mauritius
  • Mozambik
  • Namibia
  • Nigeria
  • Rwanda
  • St. Kitts dan Nevis
  • Swaziland
  • Seychelles
  • Sierra Leone
  • Gabon
  • Togo

Asia:

  • Bangladesh
  • Brunei
  • India
  • Malaysia
  • Singapura
  • Pakistan
  • Sri Lanka
  • Maldives (Maladewa).

Sejarah Negara Persemakmuran Inggris

Persemakmuran dibuat pada tahun 1926 melalui Deklarasi Balfour pada Konferensi Kekaisaran dan diresmikan oleh Inggris pada tahun 1931, dikutip dari World Population Review.

Persemakmuran modern dibentuk pada tahun 1949 oleh Deklarasi London, yang ditandatangani oleh delapan negara yaitu Inggris, Australia, Selandia Baru, Afrika Selatan, India, Pakistan, Ceylon (Sri Lanka), dan Kanada.

Baca Juga   Putin : Biaya Rekonstruksi Afghanistan Tanggungjawab Amerika Cs

Deklarasi London menetapkan negara-negara anggota sebagai “bebas dan setara.”

Persemakmuran awalnya dipimpin oleh Raja George VI dari Inggris. Setelah kematiannya, Ratu Elizabeth II menjadi Kepala Persemakmuran.

Negara-negara anggota Persemakmuran memilih siapa yang menjadi Kepala Persemakmuran, tidak secara otomatis lewat antara Keluarga Kerajaan Inggris, atau antar negara dengan keluarga kerajaan.

Persyaratan Keanggotaan Negara Persemakmuran Inggris

Persyaratan keanggotaan telah berubah beberapa kali sejak berdirinya Persemakmuran.

1. Aturan Awal

Pada awal terbentuknya asosiasi ini, setiap anggota baru wajib untuk memiliki hubungan konstitusional langsung dengan anggota.

2. Perubahan Aturan

Kemudian aturan berubah dan menjadi lebih longgar dengan tidak mengharuskan anggota memiliki hubungan konstitusional dengan anggota.

Berkat perubahan ini, Mozambik menjadi negara pertama yang bergabung dengan Persemakmuran tanpa memiliki hubungan langsung dengan anggota pada tahun 1995.

3. Setiap Negara Wajib Berdaulat Penuh

Saat ini, negara-negara anggota diharuskan menjadi negara berdaulat penuh. Artinya, setiap negara merupakan negara yang merdeka.

4. Mengakui Raja Inggris sebagai Kepala Persemakmuran

Setiap anggota persemakmuran wajib mengakui Ratu sebagai Kepala Persemakmuran dan menerima serta mematuhi prinsip-prinsip yang digariskan dalam Deklarasi Persemakmuran Harare 1991.

5. Setiap Negara Wajib Memperjuangkan Perdamaian

Setiap anggota persemakmuran Inggris wajib berjuang untuk perdamaian dunia, kebebasan individu, egalitarianisme, menentang rasisme dan kolonialisme.

Selain itu, mereka juga wajib bekerja untuk menghilangkan kemiskinan global, kebodohan, penyakit, dan ketidaksetaraan ekonomi.

6. Menerima Bahasa Inggris sebagai Sarana Komunikasi

Selain itu, anggota harus menerima bahasa Inggris sebagai sarana komunikasi Persemakmuran dan menghormati keinginan masyarakat umum sehubungan dengan keanggotaan Persemakmuran.

Para pemimpin setiap negara anggota bertemu setiap dua tahun di Commonwealth Heads of Government Meeting (CHOGM). Pertemuan tersebut digunakan sebagai cara untuk membahas kebijakan dan masalah yang mempengaruhi negara-negara anggota. ***

Baca Juga   Wajib Tahu, Ini Fakta Terbaru Perang Rusia-Ukraina