Tiada Hujan Tiada Panas, Surat PAW Afrizal A Lana Beredar

Avatar Of Teddy Chaniago
1. Surat | Buliran.com
SURAT - Surat dari Gubenur Jawa Barat terkait pelaksanaan PAW di DPRD Kota Depok.

BuliranNews, DEPOK – Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui surat bernomor 4609/KPG.19.03/PemOtda yang ditujukan langsung ke Wali Kota Depok melalui Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Dodit Ardian Pancapana, memberi kabar mengejutkan terkait Pergantian Antar Waktu (PAW) di DPRD Kota Depok.

Dalam surat yang seharusnya menjadi konsumsi pihak tertentu namun telah bocor ke publik itu, dijelaskan tentang peresmian PAW Anggota DPRD Depok atas nama H Afrizal A Lana dan tentang peresmian PAW Anggota DPRD Depok masa jabatan tahun 2019-2024 atas nama Reinova Serry Donie.

1.2 Salah.jpg | Buliran.com

Kabar itu, tentu saja sangat mengejutkan. Meski isu terkait PAW ini sudah lama beredar, namun karena prosesnya masih belum selesai di lembaga peradilan karena Afrizal A Lana mengajukan PK ke MA.

“Harusnya kita menghormati proses hukum terlebih dahulu. Jika keputusan peradilan telah incraht atau berkekuatan hukum tetap, silahkan saja PAW dilaksanakan,” kata H Afrizal A Lana saat dihubungi.

Sebagai pribadi yang taat azas dan taat hukum, Afrizal A Lana tak mempersoalkan masalah PAW antara dirinya dengan Reinova Serry Donie, namun yang dimintanya adalah agar semua pihak menghormati proses hukum yang sedang berlangsung.

Menurut sumber yang layak dipercaya, polemik antara Afrizal A Lana dengan Rienova dan juga DPC Gerindra Kota Depok bermula ketika Afrizal pada Pemilu Legislatif tahun 2019 lalu suara yang didapatnya berhasil mengalahkan Rienova yang berstatus sebagai petahana dengan perbedaan yang sangat tipis.

Rienova atas dukungan DPC Gerindra Depok lantas melaporkan hal ini ke DPP Gerindra dan oleh kepemimpinan nasional bersangkutan diputuskan antara Afrizal A Lana dan Rienova akan menduduki kursi anggota DPRD Kota Depok dari daerah pemilihan Cilodong – Tapos itu dengan skema 2,5 tahun untuk masing-masingnya.

Baca Juga   Emak-Emak Siap Dukung Sandiaga Uno di Pilpres 2024

Afrizal yang merasa tak melakukan kecurangan dan kemenangan itu mutlak hasil dari kontestasi politik yang fair, tak bisa menerima keputusan tersebut.

Akibatnya dapat diduga, partai berlambang Burung Garuda itu menjatuhkan vonis terhadap Afrizal berupa kartu merah dan yang bersangkutan pun dilarang menggunakan atribut partai. Hal ini dilawan oleh Afrizal dengan melaporkannya ke lembaga peradilan.

1. Dprd | Buliran.com

“Sikap tegas Afrizal tersebut, membuatnya menjadi “musuh bersama” di tubuh DPC Gerindra Kota Depok dan juga Fraksi Gerindra DPRD Kota Depok. Karena tak bisa dipungkiri, Rienova adalah “anak emas” di DPC Gerindra Kota Depok,” jelas sumber tersebut.

Kembali ke surat PAW dari Pemprov Jabar tersebut, dituliskan “Sehubungan dengan hal tersebut, kiranya dapat menindaklanjuti sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan dan memfasilitasi pengucapan sumpah janji Anggota DPRD Kota Depok sebagaimana dimaksud serta melaporkan pelaksanaannya kepada Gubernur Jawa Barat,” tulis Dodit dalam suratnya tertanggal 8 Agustus 2022.

Ketua Harian DPC Partai Gerindra Kota Depok, Jamaludin yang dihubungi terpisah, membenarkan adanya surat tersebut.

“PAW ini hal yang biasa, nanti akan di-Bamuskan dulu untuk menentukan pelantikan, setelah itu baru di paripunakan,” kata Jamal seperti dikutip dari jurnaldepok.id.

Terkait hal tersebut, ketua DPRD Kota Depok, H Tengku Muhammad Yusufsyah Putra tak bisa dihubungi. Meski beberapa dihubungi ke nomor ponselnya, tak ada jawaban sama sekali. Begitupun saat dikonfirmasi via WA. (ted)