Melawan Belanda : Ternyata Ini Bekal Pejuang Saat Berperang

Avatar Of Teddy Chaniago
13. Makanan | Buliran.com

PADA zaman penjajahan, para penduduk harus bertahan hidup di tengah minimnya suplai makanan, termasuk para pahlawan perang. Semua hasil bumi bercocok tanam dieksploitasi penjajah, dan mengharuskan mereka cari bahan pangan alternatif.

Meskipun sederhana, beberapa makanan ini merupakan sumber energi yang baik untuk dikonsumsi sehingga kerap dijadikan bekal perang.

1. Nasi Oyek

13.1 Nasi Oyek | Buliran.com

Nasi yang terbuat dari singkong ini punya kisah sejarah yang gak banyak orang tahu. Pada Agresi Militer Belanda II 1948, pasukan Jendral Soedirman sedang dalam misi gerilya untuk menyerang tentara Belanda.

Namun dalam perjalanan, mereka kehabisan logistik di tengah hutan wilayah Kediri. Karena terdesak, Soepardjo Rustam masuk ke area pertahanan musuh dan menyelinap ke pemukiman warga. Nasi oyek adalah bahan pangan yang ia bawa untuk pasukannya.

2. Ubi Kukus

13.2 Ubi Kukus | Buliran.com

Dibanding nasi, ubi merupakan makanan pengganti karbohidrat yang sangat baik. Ubi jalar mengandung vitamin C, B kompleks, serta fosfor. Kandungan tersebut bagus untuk daya tahan tubuh. Pantas saja para pejuang zaman dahulu tetap prima meski makanannya sederhana, ya.

3. Singkong Rebus

13.3 Singkong Rebus | Buliran.com

Sama seperti ubi, singkong juga sumber karbohidrat yang banyak dikonsumsi di masa peperangan. Namun, rasa singkong rebus sedikit lebih tawar dari ubi jalar. Kalau sekarang, singkong udah jarang direbus dan justru diolah jadi bentuk aneh-aneh ya, guys?

4. Pisang Rebus

13.4 Pisang Rebus | Buliran.com

Tanaman pisang banyak tumbuh secara liar di pedesaan. Maka dari itu, pisang rebus menjadi salah satu bekal praktis saat berperang. Selain itu, pisang rebus bermanfaat untuk melancarkan peredaran darah, menambah energi secara cepat, serta menjaga fungsi jantung.

5. Telur Asin

13.5 Telur Asin | Buliran.com

Telur asin jadi salah satu makanan istimewa bagi para pejuang di medan perang. Kandungan gizinya sangat baik untuk meningkatkan imunitas tubuh, mudah dibawa dan dikonsumsi, serta rasanya lezat. Kamu juga suka, kan?

Baca Juga   Jariang Batokok, Nan Menggoda dari Tanah Minang

6. Janeng

13.6 Buah Janeng | Buliran.com

Sepertinya nama ini masih asing, ya? Karena janeng hanya tumbuh di tanah Aceh. Janeng adalah sejenis umbi-umbian yang tumbuh liar di hutan.

Saat masa perang, buah janeng dijadikan makanan alternatif yang mengenyangkan. Biasanya ditumbuk dan dikukus, lalu disajikan dengan taburan kelapa gurih. Waduh, enak ya kelihatannya?

7. Nasi Jagung

13.7 Nasi Jagung | Buliran.com

Tak hanya di masa penjajahan, hingga saat ini pun ahli kesehatan menyaranan kita untuk mengganti nasi biasa dengan nasi jagung yang lebih sehat.

Kalau zaman Belanda, nasi jagung dikonsumsi untuk menambah energi saat perang. Di masa sekarang, makanan tersebut berguna untuk program diet ataupun pasien diabetes. Pakai sambal terasi dan bakwan jagung enak banget lho. ***