Belajar Demokrasi dari Pemilihan RW 08 Cimpaeun

Avatar Of Teddy Chaniago
1.1 Widodo.jpg | Buliran.com

SEMUA tertawa, semua bahagia. Meski tak berada di satu kubu, namun tak ada sedih dan tak ada luka yang terlihat dalam konstestasi politik pemilihan ketua RW 08 Cimpaeun.

Meski hanya setingkat pemilihan RW apalagi dengan dua kandidat, pastinya persaingan akan sangat seru. Memakai istilah petinggi negeri yaitu head to head, kedua calon yaitu Supriyadi atau biasa disapa Yadi dengan pesaingnya Siti Juhaeriyah alias Teh Linda tetap melempar senyum nan memukau.

Walaupun pada akhirnya Supriyadi menang telak dengan perolehan suara sebanyak 246 berbanding hanya 82 milik Teh Linda serta 33 suara tidak sah, namun kedua kontestan tampak mengumbar senyum saat berdiri bersisian di papan skor.

“Alhamdulillah, tidak ada yang menang, tak ada yang kalah. Inilah demokrasi, yang menang adalah warga RW 08 Cimpaeun. Selamat bagi Pak Yadi dan terima kasih pada Teh Linda, mari kita bergandengan tangan membangun wilayah kita,” kata ketua LPM Kelurahan Cimpaeun, Nuryadin dalam sambutan.

1. Widodo.jpg | Buliran.com

Kebersamaan kata dia harus tetap dibangun, persaudaraan pun menurutnya harus senantiasa dijaga. Demokrasi tak melihat menang atau kalah, namun bagaimana semua pihak bisa menerima hasil secara legowo.

Widodo selaku Sekretaris Kelurahan Cimpaeun yang hadir dalam kesempatan tersebut, pun setali tiga uang dengan apa yang diutarakan Nuryadin.

‘Saya bangga dengan telah suksesnya pemilihan ketua RW 08 Cimpaeun. Apa yang tersaji dalam pemilihan menunjukkan dewasanya warga RW 08 dalam menentukan hak pilihnya,” kata Widodo sambil melempar senyumnya.

Kepada Ketua RW terpilih, Pak Sekretaris Kelurahan berpesan untuk bisa mensukseskan program pembangunan yang telah dirancang oleh Pemerintah Kota Depok.

“Dengan mensukseskan pembangunan, berarti warga RW 08 telah terlibat secara langsung dalam perjalan daerah menjadi lebih baik,” ucapnya.

Baca Juga   Perintah di Kegelapan

Sementara itu, Supriyadi sebagai Ketua RW terpilih berharap dukungan penuh dari warganya. Bagi dia, tak ada lagi kubu-kubuan.

“Yang ada adalah kita satu, kita satu warna yaitu warga RW 08 Cimpaeun. Mari kita bergandengan tangan, tanpa dukungan warga tentunya saya tak akan bisa berbuat secara optimal,” ucapnya. (teddy g chaniago)