Profesionalitas TNI/Polri Bisa Rusak dengan Penunjukan Sebagai Penjabat Daerah

Avatar Of Teddy Chaniago
1. Lantik | Buliran.com

BuliranNesws, JAKARTA – Pro kontra terkait penunjukan Brigjen TNI Andi Chandra As’aduddin sebagai pj Bupati Seram Bagian Barat, Provinsi Maluku masih terus saja berlangsung dan bahkan menuai kritik dari sejumlah pihk.

Analis politik dari Exposit Strategic, Arif Susanto, menilai, penunjukan personel TNI/Polri aktif menjadi penjabat (pj) kepala daerah merusak bangunan profesionalitas TNI/Polri.

“Penunjukan ini jelas merusak bangunan profesionalitas TNI bersama-sama Polri tentu saja,” ujar Arif dalam diskusi daring bertajuk “Pro-Kontra Tentara Jadi PJ Kepala Daerah”, Jumat (27/5).

Arif mengatakan, saat ini orang-orang berpikir pembangunan profesionalitas TNI/Polri sudah selesai ketika diterbitkannya Undang-Undang (UU) tentang TNI dan Undang-Undang tentang Polri. Masing-masing UU ini memuat pembatasan agar tidak terlibat dalam politik praktis.

Baca Juga   Demokrat : Penanganan Covid Jangan Sekadar Seremonial