Benarkah Amerika Punya Lab Biologis di Indonesia?

Avatar Of Teddy Chaniago
3. Lab | Buliran.com

BuliranNews, MOSKWA – Hari ini Indonesia bak disambar petir. Tiada hujan, tiada panas, tiba-tiba sebuah kabar mengejutkan harus diterima. Dimana, media resmi pemerintah Rusia, Sputnik, menyebutkan bahwa Amerika Serikat (AS) memiliki laboratorium biologis di Indonesia. Temuan ini diungkapkan saat Moskow menemukan lab serupa milik Washington saat serangannya ke Ukraina.

Media itu menyebutkan bahwa lab itu berada di Jakarta, tepatnya Jalan Percetakan Negara. Lab itu disebut merupakan rumah bagi NAMRU-2, sebuah fasilitas bioresearch yang menyimpan patogen dan virus berbahaya.

“Unit Penelitian Medis Angkatan Laut AS (NAMRU) berakar di Guam di bawah yayasan Rockefeller. Itu didirikan pada tahun 1955, sedangkan detasemen NAMRU-2 di Jakarta telah dibuka pada tahun 1970 untuk mempelajari penyakit menular yang berpotensi signifikansi militer di Asia,” tulis media resmi itu dikutip Jumat, (27/5).

Dalam pemberitaannya, Sputnik mengutip mantan Menteri Kesehatan (Menkes) Siti Fadillah Supari. Tapi lab tersebut dikatakan tidak menunjukkan performa penelitian yang signifikan.

Meski begitu, laboratorium dikatakan sangat tertutup. Sehingga sulit menentukan kemajuan penelitian dalam lab itu.

“Saya hanya tahu lab mereka sangat tertutup. Dan para penelitinya adalah Marinir Amerika, yang semuanya memiliki kekebalan diplomatik”, kata Siti kepada Sputnik.

“Kami tidak pernah tahu apa yang mereka bawa dalam tas diplomatik mereka. Ada juga beberapa peneliti dari Indonesia yang membantu mereka”.

Baca Juga   Biadab! Kepala Raja Dipenggal, Hatinya Dikeluarkan Lalu Istrinya Dianiaya