Hutang Indonesia Tembus Rp7.000 T

Avatar Of Teddy Chaniago
5. Hutang | Buliran.com

Lebih lanjut, Sri Mulyani menjelaskan bahwa pemerintah mengambil utang karena Indonesia membutuhkannya untuk membangun fasilitas yang dinikmati rakyat, memberikan bantuan sosial, subsidi, hingga membayar gaji pegawai negeri.

Sri Mulyani pun meminta masyarakat tidak hanya melihat dari nominal utangnya saja, tapi juga perlu dilihat secara rinci penggunaan utang tersebut.

“Jadi sering yang dengar dari headline utang negara sudah Rp6.000 triliun apakah sudah aman? Dan tidak pernah lihat neraca seluruhnya,” jelasnya.

Menurutnya, pendapatan negara anjlok apalagi selama pandemi Covid-19, sedangkan belanja harus terus dilakukan bahkan diperbesar nilainya. Sebab, pemerintah juga menaikkan anggaran untuk belanja kesehatan, bantuan sosial, juga tunjangan untuk pegawai negeri dan TNI/Polri.

Baca Juga   Gawat, 43 % Publik Belum Tahu Pelaksanaan Pemilu 2024