Budaya  

Ngariung Ala Keluarga Besar H Samsuri

Avatar Of Teddy Chaniago
1. Edy.jpg | Buliran.com

BUDAYA makan bersama dengan melibatkan keluarga besar yang akrab dengan sebutan Ngariung dalam istilah Betawi, ternyata masih menjadi bagian dari kehidupan seorang H Edi Masturo.

Meski telah menyandang predikat sebagai wakil rakyat dengan nama yang cukup harum di seantero Kota Depok, namun politisi Partai Gerindra tersebut tetap tak lupa akan budayanya.

“Saya anak Betawi, saya besar dalam kultur Betawi. Jadi sebesar apa pun saya dilihat orang, saya tetaplah anak Betawi yang harus menjaga budaya dan tradisi yang telah berurat berakar di komunitas Betawi,” kata pria yang akrab disapa Bang Haji ini.

Edi Masturo tak sekadar omong, di setiap kesempatan kalau dia memiliki waktu luang, tradisi ini selalu dijalankannya. Bersama keluarga besarnya, mulai dari Sang Ayah H Samsuri, istri Nurhatikah serta Sarwati, Hj Nurhayati dan Helawati yang merupakan kakak kandungnya. Dalam kegiatan tersebut, biasanya kakak ipar, adik, anak dan ponakannya juga turut serta.

1.1 Edy.jpg | Buliran.com

Nah, sebagaimana tradisi keluarga Betawi lainnya, kegiatan ngariung juga menyuguhkan makanan khas Betawi. Diantaranya pecak, ikan peda, pete dan jengkol mentah, sambal terasi dan lain sebagainya.

“Ini budaya Betawi, sebagai bagian dari masyarakat Betawi, tradisi ini harus terus dijaga dan hidup di tengah masyarakat. Jangan sampai hanya karena perkembangan zaman dan kesibukan yang kita jalani, tradisi ini terlupakan bahkan dilupakan,” ucapnya arif.

Baca Juga   Jalur Pantura Cirebon Mulai Diramaikan Pemudik Bermotor