Budaya  

Lebih Heboh, Simak Tradisi Mudik di 6 Negara Ini

Avatar Of Teddy Chaniago
9. Mudik | Buliran.com

LEBARAN dan mudik adalah kesatuan yang tak bisa dipisahkan. Mudik telah menjadi budaya orang Indonesia saat Ramadan hampir berakhir. Mereka berbondong-bondong pulang ke kampung halaman untuk bertemu sanak saudaranya. Berlebaran bersama keluarga adalah momen yang ditunggu-tunggu setiap orang, terutama umat muslim.

Memang tidak dapat dipungkiri, penduduk kota-kota besar di Indonesia sebagian besar adalah orang perantauan. Faktanya, ternyata budaya mudik tidak hanya terjadi di Indonesia. Ada beberapa negara yang memiliki tradisi mudik. Mana saja ya?

1. India

9.1 India | Buliran.com

India adalah salah satu negara dengan jumlah penduduk terbesar di dunia di bawah Tiongkok. Negara ini juga memiliki perayaan Lebaran yang meriah, meskipun jumlah umat muslimnya tergolong minoritas. Salah satu kemeriahan lebaran di India terasa saat mudik. Tetapi, arus mudik lebaran lebih kecil dibandingkan pada bulan Oktober hingga November.

Saat itu, sebagian besar warga India akan merayakan “Festival of Lights alias Dilwali”. Perayaan ini meriahnya sama dengan perayaan Idul Fitri di negara-negara Islam. Warga India akan berbondong-bondong pulang ke kampung halaman mereka.

Pemandangan mudik di negara ini lebih heboh dibanding di Indonesia. Transportasi umum seperti kereta api akan penuh sesak hingga banyak warga yang bergelantungan di pintu, jendela hingga di atap kereta.

2. Malaysia

9.2 Malaysia | Buliran.com

Negara tetangga yang masih serumpun ini juga memiliki tradisi mudik menjelang Hari Raya Idul Fitri. Sama seperti Indonesia, penduduk Malaysia mayoritas muslim. Sehingga, kemeriahaannya saat mudik lebaran sangat terasa.

Mereka yang mudik adalah warga yang merantau ke kota untuk bekerja. Bedanya Malaysia tidak mengenal istilah mudik atau pulang kampung, melainkan Balik Kampung.

3. Arab Saudi

9.3 Arab Saudi | Buliran.com

Tradisi mudik juga dilakukan warga muslim di Arab Saudi menjelang Hari Raya Idul Fitri. Mengingat negara ini mayoritas penduduknya adalah muslim. Apalagi, Arab memiliki Kabah sebagai tempat ibadah paling suci umat Islam. Tak heran tiap lebaran, perayaannya selalu meriah sekali.

Baca Juga   Ampun! Bagaimana Membaca Nama Daerah Terpanjang di Dunia Ini?

Biasanya, masing-masing daerah menggelar festival yang menampilkan pagelaran teater, pertunjukan musik, dan kesenian lainnya. Keluarga yang merantau akan pulang, sedangkan anggota keluarga yang tinggal di rumah akan mendekorasi rumahnya seindah mungkin dan menyiapkan aneka masakan khas Lebaran.

4. Turki

9.4 Turki | Buliran.com

Idul Fitri di Turki dikenal dengan istilah Bayram. Saat berjumpa dengan sesama muslim selama lebaran, mereka akan saling mengucapkan salam “Bayraminiz Kutlu Olsun”, “Mutlu Bayramlar”, atau “Bayraminiz Mubarek Olsun”. Ketiganya memiliki arti yang hampir sama yaitu selamat merayakan Hari Raya Bayram.

5. Tiongkok

9.5 Tiongkok | Buliran.com

Jumlah penduduk Tiongkok untuk sekarang mencapai lebih dari satu miliar jiwa. Sekitar 18 juta penduduk memeluk agama Islam. Penduduk beragama Islam kebanyakan tinggal di Xinjiang dan Yunnan. Kedua kota itu selalu merayakan Lebaran secara meriah.

Tradisi mudik di Tiongkok tidak hanya berlangsung saat lebaran saja. Pulang kampung dengan arus yang paling padat terjadi pada saat perayaan tahun baru Tiongkok, yang dikenal dengan Imlek. Perayaan Imlek di Tiongkok jauh lebih meriah dibanding Hari Raya Idul Fitri.

6. Bangladesh

9.6 Bangladesh | Buliran.com

Mudik yang tak kalah serunya adalah di Bangladesh. Di negeri beribukota Dakka ini, mudik bagaikan sebuah ritual yang wajib hukumnya. Sehingga warga tak peduli jika harus bergelantungan di kereta atau pun duduk manis di tenda bus meski nyawa ancamannya. ***