Pusing Menghadang Saat Berpuasa? Begini Mengatasinya !

3. pusing | Buliran.com

TUBUH pada dasarnya memiliki kemampuan untuk mengontrol kadar glukosa darah. Namun, jika tidak makan makanan berkarbohidrat yang cukup atau jenis karbohidrat yang tepat selama , tubuh mungkin berjuang untuk menjaga aliran glukosa tetap stabil ke semua bagian tubuh.

Ketika kadar glukosa dalam darah berkurang di bawah tingkat yang , tubuh akan mengalami hipoglikemia (gula darah rendah). Kondisi ini dapat menimbulkan gejala . Dalam beberapa kasus, pusing mungkin disebabkan oleh anemia, , atau penurunan tekanan darah secara tiba-tiba.

Kondisi ini bisa jadi karena pola makan yang buruk atau tidak minum cukup . Penderita diabetes yang mendapat izin dari dokter untuk berpuasa, tetapi mengalami pusing saat , harus melakukan beberapa hal berikut:

-Minta bantuan dari orang terdekat. Menemukan tempat yang aman untuk duduk. Makan sesuatu yang mengandung gula. Tes kadar gula sesegera mungkin. Pergi ke dokter untuk pemeriksaan sesegera mungkin.

Namun, apabila bukan penderita diabetes dan mengalami pusing saat puasa, sebaiknya cari tempat yang aman untuk duduk dan tetap tenang. Jika tidak mulai merasa lebih baik setelah beberapa menit, mungkin Anda perlu makan atau minum. Sebaiknya pergi ke dokter dan melakukan pemeriksaan apabila Anda tidak merasa lebih baik, atau jika sering mengalami pusing selama puasa.

Sementara mual saat puasa dapat disebabkan oleh radang lambung atau maag (dyspepsia). Asam lambung yang meningkat ketika perut kosong bisa menyebabkan mual pada penderita penyakit lambung. Selain disebabkan asam lambung dan kurang makan, mual saat puasa juga dapat terjadi akibat kekurangan cairan dan mengonsumsi obat tertentu.

Jika Anda merasakan pusing atau sakit kepala saat puasa, ada beberapa tips yang bisa Anda lakukan untuk mengatasinya. Berikut ini cara mengatasi pusing saat puasa:

Baca Juga   Abdul Mutolib : Jadikan Ramadhan Terbaik, Jaga Prokes dan Keluarga

1. Perbaiki pola tidur

Ketika sedang puasa, pola tidur akan berubah. Biasanya, waktu tidur dari malam hingga pagi hari, selama harus terbangun pada dini hari untuk santap sahur. Nah, sebaiknya Anda memperbaiki pola tidur dengan cara tidur lebih cepat.
Dengan begitu, Anda bisa merasakan tidur yang cukup hingga akhirnya bangun untuk sahur. Apabila sempat, usahakanlah tidur siang agar otak dan tubuh istirahat untuk menghindari pusing dan sakit kepala.

2. Perbanyak minum air mineral

Dehidrasi adalah salah satu faktor penyebab sakit kepala. Ketika puasa, sudah pasti tubuh akan mengalami dehidrasi akibat kekurangan cairan seharian penuh. Pusing adalah salah satu gejala dari dehidrasi.

Cara mengatasi pusing saat puasa akibat dehidrasi sebenarnya mudah, Anda harus memperbanyak minum air mineral pada waktu berbuka, malam hari, dan sahur. Dengan memenuhi kebutuhan cairan untuk tubuh, maka akan terhindar dari gejala sakit kepala atau pusing.

3. Perbaiki emosional

Pusing dan sakit kepala juga dapat terjadi karena faktor emosional (mood) yang tidak stabil. Emosional bisa ditentukan oleh beberapa faktor, misalnya pekerjaan, kondisi tubuh, serta faktor lainnya.

Ketika berpuasa, tubuh akan mengalami perubahan pola, maka besar kemungkinan juga berpengaruh pada emosional. Untuk itu, kelola emosional dengan baik, caranya melakukan aktivitas menyenangkan dan menenangkan, seperti mendengar musik, , perbanyak ibadah, atau memasak.

4. Mengonsumsi makanan sehat

Makan makanan sehat yang kaya akan dan nutrisi mungkin tidak menghentikan pusing sepenuhnya, tetapi tentu saja tidak akan membahayakan dan akan bermanfaat bagi kesehatan secara keseluruhan. Rendahnya kadar gula darah dapat menyebabkan pusing dan kehilangan keseimbangan.

Makan slow release, makanan rendah indeks glikemiks seperti kacang-kacangan, buah kering, roti gandum, gandum bubur gandum, seledri dan selai kacang. Lean protein (rendah lemak) dapat membantu menstabilkan gula darah.

Baca Juga   6 Makanan Kesukaan Nabi Muhammad SAW Selama Bulan Puasa Ramadhan

Untuk itu, makan lebih banyak ayam tanpa kulit dan ikan. Rendahnya kadar hemoglobin dapat menyebabkan pusing dan mungkin akibat kekurangan zat besi. Oleh karenya, makan lebih banyak almond, kurma, asparagus, tahu, dan sayuran berdaun hijau.
Pusing ketika puasa mungkin karena kekurangan vitamin C, jadi makanlah lebih banyak brokoli, tomat, bayam, paprika, dan jeruk. Nah, itulah cara mengatasi pusing saat puasa yang bisa dilakukan agar puasa Anda lancar. ***