Unggul 3 Medali Perak, China Kembali Kudeta Jepang di Klasemen Medali Olimpiade Tokyo 2020

Avatar Of Teddy Chaniago
6. Bermuda | Buliran.com

BuliranNews, TOKYO – Parade unjuk kekuatan dunia olahraga di dunia terus diperagakan oleh dua negara Asia Timur, Jepang dan China. Kedua negara ini, silih berganti menempati posisi puncak di daftar perolehan medali sementara.

Saat ini, posisi puncak kembali direngkuh Chin, negara komunis ini hanya unggul 3 medali perak dan 3 medali perunggu atas atlet jagoan tuan rumah.

China menggusr Jepang setelah mengoleksi 31 medali dengan rincian 15 emas, tujuh perak, dan sembilan perunggu. Perolehan tersebut membuat mereka menggusur Jepang yang turun di posisi kedua dengan raihan 25 medali. Tim tuan rumah sejauh ini mencatat 15 emas, empat perak, dan enam perunggu. Adapun peringkat ketiga ditempati Amerika Serikat dengan perolehan 38 medali. Meski total medali terbanyak, perolehan emas Amerika Serikat (14) masih kalah dari dua pesaingnya di atas.

Sementara itu, sejarah kembali tercatat di Tokyo 2020. San Marino yang merupakan negara terkecil di dunia berhasil menyabet medali untuk kali pertama sepanjang sejarah mereka di Olimpiade. Adalah Alessandra Perilli yang mempersembahkan medali pertama Olimpiade untuk negara berpenduduk 34.000 jiwa tersebut. Perilli menyabet medali perunggu setelah meraih posisi ketiga dalam cabor menembak nomor trap putri, Kamis (29/7/2021) lalu.

Atlet berusia 33 tahun itu mendapat skor 29. Perolehannya hanya kalah dari Zuzana Stefecekova (Slovakia) dan Kayle Browning (Amerika). Zuzana Stefecekova sendiri menjadi penembak terbaik di nomor trap putri dengan skor 43 dan berhasil memecahkan rekor Olimpiade sehingga meraup medali emas.

Kayle Browning yang meraih medali perak berada di urutan kedua dengan skor 42. Terkait keberhasilan Alessandra Perilli, ini membuat San Marino menggeser Bermuda sebagai negara terkecil di dunia yang memperoleh medali Olimpiade.

Baca Juga   Udinese Bantai Roma 4-0

Sebelumnya, negara pulau Bermuda mendapatkan medali emas di Tokyo 2020 yang diraih atlet triatlon mereka, Flora Duffy. San Marino dengan ini menempati peringkat ke-59 dalam klasemen Olimpiade Tokyo 2020. Adapun Indonesia saat ini masih memperoleh tiga medali sehingga posisi Merah Putih di klasemen menurun.

Klasemen Sementara Perolehan Medali Olimpiade Tokyo Hingga Jumat (30/7) pukul 06.00 WIB :

1. China : 15 Emas, 7 Perak dan 9 Perunggu, Total 31 Medali
2. Jepang : 15 Emas, 4 Perak dan 6 Perunggu, Total 25 Medali
3. AS : 14 Emas, 14 Perak dan 10 Perunggu, Total 38 Medali
4. Rusia : 8 Emas, 11 Perak dan 9 Perunggu, Total 28 Medali
5. Australia : 8 Emas, 2 Perak dan 10 Perunggu, Total 20 Medali
6. Inggris : 5 Emas, 7 Perak dan 7 Perunggu, Total 18 Medali
7. Korsel : 4 Emas, 3 Perak dan 5 Perunggu, Total 12 Medali
8. Perancis : 3 Emas, 5 Perak dan 3 Perunggu, Total 11 Medali
9. Jerman : 3 Emas, 3 Perak dan 7 Perunggu, Total 13 Medali
10. Italia : 2 Emas, 7 Perak dan 10 Perunggu : Total 19 Medali
31. Bermuda : 1 Emas, Total 1 Medali
42. Indonesia : 1 Perak dan 2 Perunggu : Total 3 Medali
59 : San Marino : 1 Perunggu : Total 1 Medali

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *