Dubes Rusia : 1.500 Prajurit Rusia Tewas di Ukraina

Avatar Of Teddy Chaniago
6. Prajurit | Buliran.com

BuliranNews, JAKARTA – Invasi Rusia terhadap negara tetangganya Ukraina masih bergulir meskipun banyak sanksi ekonomi dijatuhkan oleh Barat dan sekutunya. Bukan hanya terkena pukulan sanksi ekonomi, Rusia juga mengalami banyak tentaranya yang gugur di medan perang saat melancarkan invasinya di atas tanah Ukraina.

Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Lyudmila Vorobieva mengatakan bahwa informasi yang disebarluaskan oleh pihak Ukraina dan juga oleh Barat adalah palsu.

“Ada begitu banyak kepalsuan tentang apa yang terjadi di Ukraina, dan tentu saja disebarluaskan oleh pihak Ukraina dan juga oleh Barat. Informasi itu tidak benar,” kata Lyudmila pada Selasa (13/4).

Kemudian, untuk membuktikan pihak Ukraina salah menyebarkan informasi, Lyudmila menekankan tentara Ukraina yang tewas tidak jauh lebih banyak dari tentara Rusia yang tewas saat melancarkan agresi militer di Ukraina.

“Kami memiliki data resmi dari Kementerian Pertahanan kami, soal berapa banyak korban, kami memiliki sekitar 1.500 korban dari pihak kami, saya percaya korban Ukraina tidak lebih dari ini,” sambungnya dalam wawancara yang berlangsung di kediaman Dubes Rusia, Kuningan, Jakarta Selatan.

Selain itu, Lyudmila tidak menampik bahwa sejauh ini Ukraina dapat bertahan dari serangan Rusia. Dia mengatakan kekokohan Ukraina semata-mata karena mendapat bantuan dari Barat seperti persenjataan, dukungan moral, dan pelatihan angkatan bersenjata.

“Dan bahkan ada informasi, saya tidak tahu apakah ini benar, tetapi ada instruktur dari negara NATO,” jelasnya.

Baca Juga   Wow! Sudahlah Kaya, Cantik Pula