Minang Sakato, Wadah Kebersamaan untuk Kemaslahatan Masyarakat Perantauan

Avatar Of Teddy Chaniago
3. Minang.jpg | Buliran.com

“BO – LBH BHADRIKA memberikan konsultasi hukum gratis kepada warga Minang, tak hanya di jakarta juga yang berada di seluruh Indonesia untuk dapat mengendalikan masalah hukum yang sedang dihadapi,” jelas Hendra pula.

Dan sejak tahun 2020, kegiatan keagamaan bulanan, pun rutin digelar di Masjid Al Karim Pasar Timbul Jagakarsa. Selanjutnya pada 2021, Minang Sakato berhasil mengubah organisasi sayapnya dari sebelumnya bernama Palanta Minang menjadi Sakato Mudo.

“Kegiatan terbaru yang baru selesai digelar adalah wisata religius di Pondok Pesantren Husnayain Sukabumi,” imbuhnya.

3.1 . Hendra | Buliran.com
Ketua Umum – Hendra Zon Selaku Ketua Umum Paguyuban Minang Sakato Tahun 2020-2024.

Tak hanya menjelaskan kegiatan yang telah dilaksanakan oleh Minang Sakato, dalam kesempatan itu Hendra Zon kepada BuliranNews juga menjelaskan arti dari Logo Paguyuban Minang SAKATO.

“Secara umum, Logo Minang Sakato mengacu pada 6 kriteria yang didalamnya termaktub maksud dan tujuan didirikannya silaturahmi sosial dan ekonomi Paguyuban Minang Sakato,” jelasnya.

Diantaranya :

  • Menggugu : Tunduk dan patuh pada perintah adat dan Agama (adat basandi Syara’, Syara’ basandi Kitabullah)
  • Memasak : Berbagai bahan yang tersedia untuk melanjutkan kehidupan.
  • Merajut : Hubungan sosial dengan berbagai kelas dan kalangan untuk berbuat kebaikan (Rahmatan Lil Alamiin)
  • Mengkaji alam dan mengkaji Kalam (alam takambang menjadi guru)
  • Menari (seni dan budaya)
  • Mengemas : Membekali diri dengan berbekal ilmu dan keterampilan (pagar diri)

Paguyuban Minang Sakato lanjut Hendra Zon, adalah tempat bersilaturahminya orang Minang di perantauan. Saling berbagi dalam masalah sosial dan ekonomi. Saling menguatkan dalam pemahaman ABS-SBK (adat basandi Syara’, Syara’ basandi Kitabullah) agar filosofi tersebut tetap dikenal dan dipahami secara turun temurun anak kemenakan di rantau.

Baca Juga   Paguyuban Minang Sakato Lengkapi Syawal dengan Halal Bihalal