Rusia Warning NATO

Avatar Of Teddy Chaniago
3. Rusia 2 | Buliran.com

BuliranNews, MOSKWA – Ketegangan Rusia dan NATO terus terjadi di tengah serangan tentara Presiden Vladimir Putin ke Ukraina. Keinginan Polandia untuk mengirim pasukan penjaga perdamaian internasional NATO ke Ukraina, membuat berang Rusia.

Rabu (23/3), negara Beruang Merah itu memperingatkan bahwa tindakan tersebut bisa menyebabkan bentrokan langsung antara pasukan Rusia dan NATO. Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan itu akan menjadi keputusan yang sangat sembrono dan sangat berbahaya.

“Kemungkinan kontak antara pasukan Rusia dan NATO dapat memiliki konsekuensi yang jelas yang akan sulit untuk diperbaiki,” tegasnya sebagaimana dimuat Reuters.

Hal senada juga datang dari Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov. Ia menyerang proposal tersebut dalam sambutannya kepada staf dan mahasiswa di Institut Hubungan Internasional Negara Moskow.

“Ini akan menjadi bentrokan langsung antara angkatan bersenjata Rusia dan NATO yang semua orang tidak hanya berusaha menghindarinya tetapi juga mengatakan bahwa pada prinsipnya tidak boleh terjadi,” katanya.

Pekan lalu Polandia memang mengatakan bahwa pihaknya akan secara resmi mengajukan proposal untuk misi penjaga perdamaian di Ukraina pada pertemuan puncak NATO, Kamis ini di Brussels, Belgia. Jaroslaw Kaczynski, pemimpin partai berkuasa Polandia mengatakan hal itu ke wartawan.

“Saya pikir perlu untuk memiliki misi perdamaian- NATO, mungkin beberapa struktur internasional yang lebih luas- tetapi misi yang akan dapat mempertahankan diri, yang akan beroperasi pada wilayah Ukraina,” jelasnya.

Baca Juga   Menangkan Referendum, Bougainville Jadi Tetangga Baru Indonesia