Porang Harus Jadi Ikon Cilangkap

Avatar Of Teddy Chaniago
3. Abu.jpg | Buliran.com

BuliranNews, DEPOK – Camat Tapos H Abdul Mutolib, Lurah Tapos Teguh Santoso, Sekretaris Kelurahan Cilangkah Syarifudin, saat melakukan kunjungan ke area pertanian yang digarap petani milenial bernama Ibrahim di RT 001/17 Kelurahan Cilangkap, terpesona dengan apa yang dilihatnya.

Bagaimana tidak, Ibrahim yang biasa disapa Baim dengan memakai lahan garapan orang lain yang dikelolanya, bisa menyulap areal tersebut menjadi kebun porang yang selama ini hanya dikenal sebagai tanaman hutan.

“Kenapa memilih porang,” kata Pak Camat Abu serta merta.

“Nilai jualnya sangat tinggi Pak,” jawab Ibrahim serius.

Dua kalimat pembuka antara Pak Camat dengan Ibrahim, jelas menyiratkan kalau porang memang bisa dijadikan andalan untuk peningkatan kesejahteraan keluarga bagi masyarakat lainnya.

Tak sekadar bertandang ke perkebunan porang yang terhampar di bidang datar dengan luas sekitar 300 M2 itu, Pak Camat dan Pak Lurah tiada henti “menghujani” Ibrahim dengan beragam pertanyaan terkait dengan pengelolaan porang tersebut.

“Sebelumnya, saya ikut budi daya porang di Bogor bersama teman-teman. Untuk di Cilangkap, ini baru pertama kali. Dan penanaman dilakukan pada akhir Desember lalu atau baru berusia dua setengah bulan,” jelas Ibrahim.

Meskipun masa panen dari porang cukup lama yaitu dua kali musim hujan dan sekali musim panas atau minimal 18 bulan, namun nilai jual komoditi yang banyak dijadikan berbagai makanan ini cukup tinggi.

Baca Juga   Heboh Tanaman Penghasil emas 5 Gram, Yang sangat Subur di Indonesia Jadi Incaran Asing