Minyak Goreng Kemasan Tembus Rp 60.000

Avatar Of Teddy Chaniago
3. Migor | Buliran.com

BuliranNews, JAKARTA – Jeritan masyarakat jelang masuknya Ramadhan tahun ini, dipastikan akan semakin keras. Tak hanya perekonomian yang jauh dari kata stabil, pun harga barang kebutuhan barang harian yang melonjak tak terkendali.

Salah satu contohnya adalah harga minyak goreng yang makin meroket pasca dicabutnya HET untuk minyak goreng kemasan. Sekarang harga “barang langka” tersebut menjadi kian wah dengan menembus angka Rp 60.000 untuk dua pouch liter. Dan Rp 21.000 hingga Rp 25.000 untuk pouch ukuran 1 liter.

Dari pantauan lapangan, minyak goreng kemasan kini tak lagi langka seperti saat harga masih dipatok dengan harga eceran tertinggi (HET) Rp14.000 per liter. Hal ini terjadi setelah pemerintah melepas harga migor ke keekonomian per 16 Maret 2022.

Pascapengumuman itu, harga minyak goreng sudah terbang hampir 70% karena pemerintah mencabut aturan harga eceran tertinggi di Rp14.000 per liter. Sehingga kebanyakan di gerai ritel hingga e-commerce harga minyak goreng dijual mulai dari Rp20.000 – 24.000 per liter. Bahkan, ada yang sampai Rp50 ribu per 2 liter.

Lalu berapa harga keekonomian minyak goreng yang sebenarnya?

Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi, membeberkan harga keekonomian minyak goreng di tengah mekanisme yang diatur saat ini lepas ke pasar. Hal ini juga ditanyakan oleh Komisi VI DPR RI saat melakukan rapat kerja bersama.

Baca Juga   418 Juta Warga Asia Kelaparan