Budaya  

Mang Jujun Dikukuhkan Sebagai Ketua DPD PPSI Kota Depok

1. sarjuni.jpg | Buliran.com

BuliranNews, DEPOK – Hanya berselang 47 hari pasca ditetapkan sebagai ketua Dewan Pimpinan Daerah Persatuan Pencaksilat Seluruh Indonesia (DPD ) , dikukuhkan secara resmi menjadi orang nomor satu di organisasi silat tradisi Kota Depok tersebut.

Ketua DPW PPSI Jawa Barat, Gali Santika Fadilakusumah, berkesempatan hadir untuk melantik Sarjuni yang akrab disapa Mang Jujun dan jajarannya tersebut, di kediaman ketua dewan penasehat DPD , .

1.1 sarjuni.jpg | Buliran.com

“Hari ini, saya berbahagia sekali, bisa melantik Baba Sarjuni sebagai ketua DPD PPSI Kota Depok masa bhakti 2022 – 2027. Besar harapan saya, dengan diserahkan kepada orang yang tepat, organisasi ini akan semakin besar dan jaya serta tentunya menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Kota Depok,” ucapnya.

Dalam pelantikan yang diawali dengan pembacaan Kidung Siliwangi oleh Ki Ageng Sukmarea tersebut, Galih berpendapat, Kota Depok sebagai sebuah daerah metropolitan tetap mampu menjaga tradisi dan budaya pencaksilat tetap hidup di tengah masyarakat.

“Namun demikian, kita tentunya tak ingin tradisi hanya sekadar hadir, namun harus menjadi bagian dari kehidupan masyarakat terutama generasi muda sebagai pewaris budaya,” ucapnya.

Terkait hal itu, pihaknya kata Galih terus mengupayakan agar pencaksilat tradisi menjadi sebuah kurikulum di lembaga pendidikan. Tak sekadar mengusulkan, DPW PPSI Jawa Barat pun telah menyiapkan bahan ajar pada kurikulum itu sendi.

Baba Sarjuni yang didaulat sebagai ketua DPD PPSI Kota Depok, optimis harapan itu bisa direalisasikan. Karena pihaknya kata Mang Juju, mendapat dukungan penuh dari jajaran pengurus dan juga dewan pembina.

“Insyaallah saya siap menjadikan pencak silat tradisi sebagai bagian kehidupan warga Kota Depok dan bersama jajaran pengurus lainnya dengan support penuh dari dewan pembina, amanah ini siap saya laksanakan,” imbuhnya.

Baca Juga   Krong Bale, Rumah Adat Aceh yang Kaya Makna

1. sarjuni 1 | Buliran.com

Sarjuni juga menambahkan, kebudayaan merupakan sebuah warisan turun temurun yang harus selalu dijaga dan dipelihara. Karena dengan menjaganya, budaya tersebut akan tetap langgeng di tengah kemajuan zaman.

H selaku tuan rumah mengatakan, dirinya siap mendukung penuh seluruh kegiatan dan juga program kerja dari DPD PPSI Kota Depok. Begitu pun dengan usulan untuk menjadikannya sebagai sebuah kurikulum di sekolah-sekolah.

“Untuk kemajuan PPSI, saya siap berjuang sekuat tenaga. Apalagi ini adalah sebuah budaya yang tentunya kita generasi muda wajib hukumnya untuk melestarikannya,” jelas H Iman serius.

Lurah , di tempat terpisah mengatakan, sebagai pimpinan kelurahan, dia merasa bangga dengan keberadaan DPD PPSI Kota Depok yang bermarkas di .

“Sebagai pimpinan kelurahan, tentunya saya bangga dengan keberadaan PPSI. Dan dengan kapasitas saya sebagai lurah, saya pun ingin berkontribusi untuk kemajuannya,” ucap Pak Lurah serius. (ted)