Hukum  

Atlet dan Mantan Kadus Dibalik Penyelundupan Satu Ton Sabu di Pangandaran

Avatar Of Teddy Chaniago
6. Sabu | Buliran.com

BuliranNews, PANGANDARAN – Sebanyak lima orang diduga terlibat dalam kasus penyelundupan sekitar satu ton narkotika jenis sabu di Kabupaten Pangandaran. Empat dari lima orang itu merupakan warga Kabupaten Pangandaran, sementara satu orang merupakan warga negara asing (WNA).

Bupati Pangandaran, Jeje Wiradinata mengaku sedih terkait keterlibatan warga dalam aksi penyelundupan narkotika itu. Bahkan, dari empat warga lokal yang diduga terlibat, terdapat sosok mantan kepala dusun (kadus), atlet balap sepeda, dan pemandu wisata.

“Yang saya khawatir biasanya ada penduduk lokal, dan benar ada. Yang saya sedih, ada mantan pembalap, ada mantan perangkat desa yang terlibat, juga ada pemandu wisata,” kata dia, Kamis (17/3).

Kasus penyelundupan narkotika yang diduga bagian dari jaringan internasional itu disebut harus menjadi bahan pembelajaran bagi semua pihak. Menurut Jeje, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pangandaran akan melakukan langkah pencegahan agar kejadian serupa tak lagi terulang.

“Saya akan lihat ke lokasi. Ini jadi suatu pembelajaran. Ada beberapa hal yang harus kami lakukan,” ujar dia.

Ia mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk meningkatkan pengawasan keamanan di wilayah pantai. Ia menyebut, panjang pantai di Kabupaten Pangandaran itu mencapai sekitar 93 kilometer. Otomatis, terdapat banyak celah untuk melakukan penyelundupan.

“Kalau ada penyelundupan di Cagar Alam (Pangandaran), siapa yang mengawasi? Banyak celah,” kata dia.

Baca Juga   Sejumlah Instansi di Bengkulu akan Diaudit Ulang BPK RI