Pho, Kuliner Pemanja Lidah Khas Vietnam

9. Pho | Buliran.com

BAGI para pecinta mie pastinya mengenal yang merupakan mie khas . Pho dikenal oleh masyarakat pecinta mie sebagai mie yang memiliki cita rasa menyegarkan dan gurih. Menjadi makanan nasional khas Vietnam, keberadaan Pho ini sudah mendunia dan menjadi salah satu yang paling dicari ketika orang makan di restoran Vietnam.

Pho dibuat dari bahan dasar bihun khas Vietnam yang disajikan bersama dengan kuah kaldu daging, irisan daging sapi tipis, bawang bombay, daun bawang, perasan jeruk nipis, dan cabai rawit yang sudah diiris. Selain terkenal akan cita rasanya yang nikmat, pho memiliki ciri khas tekstur daging yang sangat lembut dan empuk sehingga memberikan sensasi lumer dan meleleh di mulut.

Meski hidangan ini sangat populer di dunia, tapi asal usul dari Pho ini tidak diketahui secara pasti dari mana, karena ada yang mengatakan kalau Pho diadaptasi dari kuliner Perancis, tapi ada juga mengatakan kalau Pho berasal dari . Pho pertama kali muncul pada akhir abad ke-19 di daerah utara Vietnam, pada masa tersebut Vietnam sedang dijajah oleh Perancis.

Di sinilah diduga kalau Pho mendapat adaptasi dari kuliner Perancis. Mengapa Pho bisa dikatakan diadaptasi dari kuliner Perancis? Hal ini dilihat dari penggunaan kata Pho yang diambil dari kata “feu” yang dalam bahasa Perancis memiliki arti api. Diperkirakan kalau Pho diadaptasi dari sup daging khas Perancis yang bernama “pot au feu”. Berhubung masyarakat Vietnam susah menyebut kata tersebut, maka disingkatlah menjadi Pho. Inilah yang menjadi asal usul dari nama Pho.

Proses pembuatan dari kaldu Pho ini juga dipercaya merupakan hasil adaptasi dari kebudayaan Perancis. Pada awalnya masyarakat Vietnam tidak banyak yang mengonsumsi daging sehingga mereka tidak paham cara membuat kaldu dari tulang sapi. Dari kuliner Perancis lah mereka kemudian belajar caranya membuat kaldu sapi. Sedangkan mie yang digunakan pada Pho diadaptasi dari mie khas China.

Baca Juga   Naniura Kuliner Khas Danau Toba yang Unik Tanpa Dimasak

Mie pada Pho sebenarnya merupakan gabungan antara tekstur dan bentuk dari mie, kwetiau, dan bihun karena pada dasarnya mie Pho ini dibuat dari bahan dasar tepung beras yang diadon kemudian dibentuk seperti bentuk panjang tipis seperti kwetiau. Pada tahun 1920-an, penjual kuliner asli Vietnam memadukan mie khas Vietnam ini dengan kaldu daging sehingga jadilah Pho seperti yang kamu kenal seperti saat ini. Lalu pada tahun 1930-an, Pho kemudian tercatat sebagai kuliner khas Vietnam.

Awalnya, Pho ini hanya menyajikan mie dengan irisan daging sapi saja. Tapi pada tahun 1954, wilayah Vietnam dibagi menjadi dua wilayah yakni Vietnam Selatan dan Vietnam Utara setelah masa penjajahan. Berhubung kebanyakan masyarakat Vietnam adalah petani, maka penyajian daging terkadang digantikan dengan sayur-sayuran seperti kemangi, tauge, dan jenis sayuran lainnya. Dari sinilah Pho tak hanya diberi irisan daging saja, tetapi juga aneka sayur-sayuran.

Itulah sejarah singkat Pho yang sekarang ini dikenal sebagai mie khas Vietnam dan mendunia. Cita rasa Pho memang bisa bikin siapapun yang menyantapnya terngiang-ngiang, maka dari itu sajian mie berkuah ini memiliki cukup banyak penggemar di Indonesia. Buat teman kuliner yang ingin mencoba sajian lezat satu ini, langsung aja samperin restoran-restoran Vietnam. ***