Enam Klub Sepakbola Ukraina Terdampak Invasi Rusia

10. Final Liga Champions | Buliran.com

KONFLIK antara Rusia dan semakin memanas. Rusia yang sempat menarik mundur pasukannya, kembali dilaporkan mengirimkan armada perang mereka ke wilayah Ukraina.

Yang terbaru, Presiden Rusia, bahkan mengakui kemerdekaan dua wilayah di Ukraina, yaitu Luhansk dan Donetsk. Hal ini tentu cukup mengejutkan sebab sebelumnya pemerintah Rusia tekah menganeksasi salah satu wilayah Ukraina, yaitu Crimea pada tahun 2014.

Tak hanya masyarakat dunia, publik juga dibuat kaget dengan kejadian ini. Maklum, dua daerah tersebut adalah wilayah yang memiliki klub sepak bola cukup terkenal. Bahkan, Sakhtar Donestk yang bermarkas di Donetsk merupakan langganan juara Liga Ukraina. Mereka bahkan selalu mewakili Ukraina di kancah eropa seperti Liga Champions.

Berikut adalah 6 klub Ukraina yang terimbas akibat konflik dengan Rusia.

1. FC Dynamo Kyiv

 

10. 1 Dynamo Kiev | Buliran.com

Tak dapat disangkal, ini adalah klub sepak bola dari Ukraina, tepatnya Kota Kyiv yang paling sukses. Klub ini pernah masuk pada tahun 1977, 1987, dan 1999. Klub ini bermain di Liga Utama Ukraina. ini percaturan dan di dalam negeri sangat baik dengan seringnya menjadi juara.

2. Shakhtar Donetsk

 

10.1 shakhtar logo uniform | Buliran.com

Dari sekian banyak klub Ukraina, Shakhtar Donetsk mungkin yang paling populer di telinga pencinta bola di Indonesia. Bersama Dynamo Kiev, klub ini selalu mentas di Liga Champions. Keduanya pun selalu bergantian memenangi liga Ukraina.

Shakhtar Donetsk hingga saat ini sudah mengantongi 13 trofi Liga Ukraina dan satu juara Cup musim 2008/2009.

Klub ini beberapa kali pindah kandang lantaran tensi yang terjadi di sana sejak 2014. Musim ini, Shakhtar Donetsk berkandang di ibu kota Ukraina, Kiev.

Baca Juga   Spirit Katalan Hadir, Barcelona Menang

Jika Donetsk nantinya benar-benar merdeka dari Ukraina, bukan tak mungkin mereka harus meninggalkan kota ini dan mencari kandang baru secara permanen.

3. FC Zorya Luhansk

10.2 FC Zorya Luhansk | Buliran.com

Satu daerah lain yang juga menyatakan kemerdekaan dari Ukraina dan diakui oleh Vladimir Putin adalah Luhansk. Kota yang berada di wilayah timur ini memiliki klub di liga utama Ukraina, FC Zorya Luhansk.

Meski bukan klub langganan juara atau bahkan mewakili Ukraina di kancah eropa, namun Zorya Luhansk bukan sembarang tim. Musim ini, mereka mampu menyodok ke empat besar klasemen sementara.

Nasib FC Zorya Luhansk pun sama apesnya dengan Sakhtar Donetsk. Mereka harus terusir dari rumah mereka akibat konflik berkepanjangan.

Sebelum wilayah itu menyatakan merdeka dari Ukraina, FC Zorya Luhansk sudah ‘mengungsi' ke kota lain yaitu, Zaporizhzhia, di selatan Ukraina.

4. SC Tavriya

10.3 SC Tavriya | Buliran.com

Ulah Rusia yang mencaplok wilayah Ukraina juga pernah terjadi pada tahun 2014. Wilayah Ukraina yang bernama Crimea dianeksasi oleh Rusia di tahun tersebut. Akibatnya, beberapa klub Ukraina harus berubah nama atau bahkan pecah.

Salah satunya adalah Sports Club Tavriya yang berasal dari Simferopol, Crimea. Klub ini sebelumnya merupakan anggota dari Ukrainian Premier League, bahkan sempat menjuarainya.

Setelah aneksasi Crimea oleh Rusia, klub ini terpaksa berhenti bermain. Beberapa staf dan pemain menjadi anggota federasi sepak bola Rusia dan membentuk klub baru bernama FC TSK Simferopol. Klub tersebut pun bermain di liga domestik Crimea di bawah federasi sepak bola Rusia.

Sementara, sisanya yang masih bertahan di Ukraina membentuk klub baru yang bermarkas di kota Kherson bernama Kherson Oblast. Klub ini juga bermain di Liga Amatir Ukraina.

Baca Juga   Lara Barca, Griezmann "Pulang" ke Atletico Madrid

Beruntung pada 2020 mereka dengan klub kasta kedua bernama FC Tavriya Novotroitske dan mengubah namanya menjadi SC Tavriya Simferopol. Mereka pun kini bermain di kompetisi kelas dua Liga Ukraina.

5. FC Sevastapol

10.4 FC Sevastapol | Buliran.com

Klub lain yang juga bermarkas di Crimea adalah FC Sevastapol. Klub ini dulunya merupakan peserta liga Ukraina. Mereka terakhir berlaga di kompetisi Ukraina pada musim 2013/2014.

Setelah aneksasi pada tahun 2014, mereka pun terpaksa beganti identitas. Maklum, semua kompetisi di Crimea digulirkan oleh federasi sepak bola Rusia. Nama mereka pun berganti menjadi FC SKChF Sevastopol.

6. FC Krymteplytsia Molodizhne

10.5 Krymteplysia | Buliran.com

Satu lagi klub yang harus berpindah haluan karena konflik Rusia-Ukraina adalah FC Krymteplytsia Molodizhne. FC Krymteplytsia Molodizhne ini merupakan klub ibu kota Crimea, Simferopol.

FC Krymteplytsia Molodizhne dulunya atau tepatnya musim 2006/2007 pernah bermain di liga utama Ukraina. Lantaran beberapa sebab, termasuk kondisi politik, pada musim 2012/2013 mereka menarik diri dari kompetisi profesional Ukraina. Mereka pun resmi bergabung dengan Liga Crimea pada tahun 2016.

Banyak pihak yang kaget dan tentu saja menyayangkan atas meletusnya konflik Rusia dan Ukraina. Sebab hal ini membawa dampak besar pada setiap lini di Ukraina, termasuk lini sepak bola. Semoga konflik ini tidak berkepanjangan. ***