LKAAM : Haram bagi Menteri Agama Injak Ranah Minang!

Avatar Of Teddy Chaniago
8. Fauzi | Buliran.com

BuliranNews, PADANG – Sejumlah aksi muncul di beberapa daerah di Indonesia terkait pernyataan kontroversi Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas yang menganalogikan suara Azan sama dengan gonggongan anjing. Hal itu memantik reaksi keras dari berbagai elemen, tokoh agama dan tokoh adat yang ada di penjuru tanah air.

Suara keras, bahkan sangat keras juga disarakan Ketua Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Dr H.Fauzi Bahar Dt.Nan Sati yang secara tegas mengutuk pernyataan sang menteri tersebut.

“Demi Allah kita berjuang untuk perjuangan kebenaran ini. Haram hukumnya MentriAgama tersebut memijakkan kakinya di Ranah Minang. Jika masih juga berani sebelum menarik ucapannya dan meminta maaf pada umat, saya pastikan tidak akan kembali lagi dia ke Jakarta,” ujar H Fauzi Bahar Dt Nan Sati, di hadapan Wartawan, Kamis (24 /2) di Kantor LKAAM Sumbar, komplek Masjid Raya Sumbar.

Kemarahan Fauzi Bahar ini, sebagaimana pemberitaan yang marak dalam dua hari terakhir, bermula dari kunjungan kerja Menag ke Pekanbaru (23/2). Pada kesempatan itu, dia menyatakan dan menganalogikan suara azan sama dengan gonggongan anjing . Hal ini langsung mengundang reaksi keras dari berbagai pihak. Dan tak sedikit diantaranya yang meminta agar Presiden Jokowi mengevaluasi kinerja sang menteri.

Ketua LKAAM Sumbar DR. Fauzi Bahar beserta jajaran Ninik-mamak, serta alim ulama dan Bundo kanduang pun bereaksi. Dia secara tegas mengharamkan Mentri Agama untuk memijak bumi Ranah Minang, sebelum ada permintaan maaf dan menarik ucapannya.
Sebab, apa yang disampaikan Yaqut itu telah menyinggung perasaan ummat islam.

Baca Juga   Gegara Vaksin, Presiden Brasil Dilarang Masuk Stadion